Gratis, Periksa Kesehatan Apotik Gamasari Membludak

ANTRI: Masyarakat menjalani pemeriksaan gratis di Apotik Gamasari yang beralamat di jalan Letjen Sutoyo.
 
MALANG – Peserta periksa kesehatan gratis yang digelar Apotik Gamasari Jalan Letjen Sutoyo 130 Malang, kemarin (10/11) disambut hangat oleh masyarakat. Ada 35 jenis penyakit yang terdeteksi dalam waktu singkat melalui gelombang elektro magnetik.
Kendati apotik berada di Kota malang, namun peserta datang dari  wilayah Malang Raya, mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Peserta yang datang bukan saja dari kota Malang. Namun, banyak juga dari Kabupaten Malang dan Kota Batu.
“Kami bersyukur, bahwa saat ini, masyarakat sudah menyadari pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan begitu, mereka bisa mengetahui lebih awal apa saja yang harus dilakukan guna menjaga kesehatan,’’ ujar Pemimpin Apotik Gamasari, Susan S.Farm, Apt, disela-sela acara.
Susan menuturkan, acara periksa kesehatan gratis tersebut digelar selama dua hari yaitu di Senin (9/11) dan Selasa (10/11). Ia mengatakan, masyarakat yang datang tidak ditarik biaya sama sekali.
“Gratis.  Soal obat itu nomor sekian. Yang penting masyarakat bisa puas dan bisa menjaga kesehatannya. Atau bisa hubungi di (0341) 486127 - 8852777,’’ tambahnya.
Ia menambahkan, di luar event tersebut, Apotik gamasari menerapkan tarif untuk pemeriksaan kesehatan. Ia mencontohkan, untuk test gula darah tarifnya Rp 10 ribu, tes kadar kolesterol Rp 25 ribu, dan pemeriksaan asam urat Rp 10 ribu. Jika ketiga jenis tes tersebut diambil semua Rp 35 ribu dan masih diberi bonus tes tensi.
Mulyono,  warga Sutojayan Pakisaji Kabupaten Malang, salah satu peserta tes kesehatan yang datang ke acara tersebut, kemarin mengakui keakuratan alat tersebut. Sebelumnya, ia sering melakukan check up di laboratorium. Dan hasilnya, tidak jauh berbeda kemarin.
“Saya bersyukur, setelah check up, saya berusaha menjaga kesehatan. Dan, hasil check hari ini  (kemarin, Red), semua penyakit yang saya  derita kadarnya semuanya menurun. Tidak seperti sebelumnya,’’ papar Mulyono.
Sementara itu, Ririn, Konsultan kesehatan dari Bina Mitra Abadi Surabaya yang bekerja sama dengan Apotik Gamasari kemarin, selaku penyedia perangkat test mengaku puas dengan antusias peserta. Sebab, kedatangannya dari Surabaya tidak sia sia. Yakni disambut hangat oleh peserta yang tercatat begitu besar.
‘’Jadi, kami sebatas memberikan layanan tes kesehatan untuk mengetahui penyakit peserta. Setelah  itu,  jika diketahui ada beberapa penyakit dan harus mengkonsumsi obat, itu hak peserta,’’ papar Ririn.
Ririn menambahkan, untuk peserta laki-laki, bisa langsung diketahui prostatnya. Sedangkan untuk wanita juga bisa langsung diketahui kesehatan miss V-nya maupun benjolan payudaya.
Berkait dengan itu, kata Rini, jika peserta mau membeli obat atau tidak, itu bukan target utama. Sebab, tujuan event tersebut digelar adalah  untuk membantu warga Malang agar lebih berhati hati dan waspada  terhadap penyakit. (fik/adv/fia)