Undangan Bergaya Vintage Diminati

VARIASI : Berikut contoh undangan bergaya vintage yang ada di De Tanjung.

MALANG – Pemilihan desain undangan bagi calon pengantin merupakan salah satu hal yang harus disiapkan sebelum menikah. Undangan pernikahan bergaya vintage tahun ini banyak diminati. Hal itu dijelaskan Owner De Tanjung, Dewi Tanjung, salah satu jasa pembuatan undangan.
Dewi mengatakan, undangan adalah cermin konsep acara yang akan berlangsung sehingga penting untuk memilih desain yang tepat. Selama ini, De Tanjung dipercaya konsumen yang telah tersebar di seluruh Indonesia.  
 “Undangan adalah satu hal terpenting dalam pernikahan. Desain undangan itu mencerminkan konsep acaranya nanti. Jika undangannnya indah dan menarik maka yang diundang pasti akan tertarik untuk datang,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, saat ini undangan bergaya vintage paling banyak diminati karena desain yang simpel namun tetap terlihat ekslusif.
“Desain undangan vintage paling banyak diminati karena terlihat simpel tapi tetap eksklusif. Salah satunya adalah perpaduan warna cream dan merah dengan tambahan pita di bagian depan agar terlihat semakin manis,” lanjutnya.
Menurutnya, warna-warna pada undangan vintage lebih soft dan mengarah ke pastel seperti cream, pink, hijau muda, abu-abu, kuning pastel, coral, turquoise dan navy blue.
“Warna-warna pastel yang dipadukan dengan warna emas atau perak akan memberikan kesan ekslusif. Perpaduan dua warna seperti merah dan emas, pink dan perak serta kuning dan putih akan memberikan kesan calm dan soft,” ucap Dewi.
Kilauan emas ataupun perak, tambahnya, tidak harus memenuhi semua bagian. Hanya beberapa bagian sehingga tidak semuanya berkilau.
“Bagian yang berkilau dipadukan secara tematis sehingga kombinasinya terlihat sangat bagus. Jadi untuk menghadirkan bagian berkilau ini juga harus dipertimbangkan dengan penempatan, warna dan komposisi. Misal melingkari bagian depan atau pada nama pasangan pengantin,” tuturnya.
Wanita yang telah menekuni bisnis selama 11 tahun ini menjelaskan, permainan warna dan desain yang unik akan memberikan kesan tersendiri bagi penerima undangan. Selain itu, desain yang menarik tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal.
“Dalam pemilihan undangan, kunci utama adalah di harga dan desain. Desain yang unik atau menarik tidak harus didapat dengan harga yang mahal. Kita harus pandai memilih desain bagus dengan harga terjangkau,” terang Dewi.
Untuk masalah harga undangan di galeri yang berada di Jl. Mondoroko tersebut, Dewi mengatakan tidak murah dan tidak terlalu mahal. Untuk undangan soft cover Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. Sedangkan untuk hard cover dengan amplop mulai Rp 5 ribu hingga Rp 50 ribu. (mg5/ary)