Cemara Salju Diburu Pembeli

MALANG – Sejak awal November, Center Point telah membuka stand khusus untuk berbagai produk natal. Mulai pohon natal dengan berbagai pilihan warna hingga aksesoris seperti topi rusa, lilin, bola warna dan lampu untuk menghiasi pohon cemara itu.
Berbagai ukuran pohon cemara yang disediakan mulai dari ukuran 30 cm hingga 2.5 meter tersedia. Begitu pula untuk warna yang ada yaitu hijau, hijau putih dan putih. Warna hijau putih dengan ukuran 30 cm paling banyak dicari oleh pembeli.
“Pohon cemara itu wajib ada setiap natal. Untuk warna yang paling banyak dibeli adalah warna hijau dengan hiasan warna putih disetiap ujung daun cemara sehingga terkesan seperti tersapu salju,” tutur Assistant Store Manager Center Point, Elfi Ridhatin Anggraeni.
Elfi mengatakan,harga pohon cemara yang ada mulai dari Rp 99 ribu hinggaRp 1,29 juta. Dari awal dibukanya stand khusus natal penjualan pohon cemara terus meningkat. Pohon cemara yang tersedia juga bisa dibeli secara polos atau sudah lengkap dengan pernak-perniknya.
“Kami menyediakan dua pilihan dalam pembelian pohon cemara yaitu polos dan beserta pernak pernik seperti bola dan pita blink-blink agar terlihat ramai dan cantik,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan untuk harga pohon natal berseta pernak-perniknya bisa didapat mulai dari Rp 465 ribu hingga Rp 1,594 ribu.
Selain pohon cemara, penjualan berbagai aksesoris khusus natal juga meningkat. Salah satunya adalah topi dan bola warna-warni. Topi yang ada bisa didapatkan dari harga Rp 20 ribu hingga Rp 56 ribu tergantung besar kecil dan model yang dipilih.
“Aksesoris natal seperti topi dan bola dengan berbagai warna juga banyak diminati.  Untuk bola paling banyak dicari oleh pembeli itu yang warna emas dan perak,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan, lilin elektrik yang bisa dinyalakan dengan menggunakan baterai juga banyak diburu oleh pembeli. Selain penggunaannya yang tidak ribet karena tidak mengeluarkan cairan, lilin itu juga aman diletakkan di berbagai tempat dan ruangan.
“Lilin elektrik ini memudahkan kita saat berdoa di gereja karena tidak perlu takut jika nyalanya mati atau lilinnya habis,” ucap Elfi.
Selain lilin, bandana kepala rusa dan kaki santa juga menjadi barang yang banyak dibeli. Menurut Elfi, hingga saat ini penjualan bandana sudah mencapai 10 persen. Banyaknya model bandana yang ada membuat pembeli leluasa memilih model yang mereka suakai.
“Bandana yang ada disini cukup banyak modelnya. Mulai dari kepala rusa, kaki santa hingga model kaca mata. Berbagai pihan model ada bisa dijadikan pilihan oleh pembeli untuk memilih mana yang mereka sukai,” paparnya pada Malang Post.(mg5/ary)