IHSG Menguat, Volume Perdagangan Capai Rp 5,91 T

NAIK : Pergerakan penjualan saham meningkat 0,49 persen, didominasi saham naik sebanyak 193.

MALANG POST - Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir menguat 25,46 poin atau 0,49 persen ke level 5.127,93 pada perdagangan Rabu, 19 November 2014, kemarin.
Kenaikan indeks saham juga ditandai dengan aksi beli pemodal asing yang semakin agresif. Berdasarkan pantauan dari Bursa Efek Indonesia, pembelian mencapai Rp2,78 triliun, sedangkan penjualan sebesar Rp2,35 triliun.
Dengan demikian, pembelian bersih (net foreign buy) mencapai Rp431,30 miliar. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan saat perdagangan sesi I yang mencapai Rp7,39 miliar.
Adapun selama perdagangan hari ini, tampak indeks saham bergerak mendatar dengan tren menguat. Level tertinggi indeks berada di 5.140 dan level terendah 5.111,69.
Sementara itu, volume perdagangan mencapai 5,87 miliar saham senilai Rp 5,91 triliun. Kenaikan indeks saham seiring dengan 193 saham naik, 107 saham turun, dan 86 saham tidak berubah atau stagnan.
Pengamat pasar modal, Stefanus Mulyadi Handoko, menyampaikan bahwa menguatnya indeks saham dipengaruhi oleh adanya sambutan positif dari para pelaku pasar terhadap kepastian naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate).
"Ini suatu hal yang sangat jarang terjadi. Tercatat dalam dua hari perdagangan terakhir, dana asing yang mengalir masuk mencapai Rp800 miliar di pasar reguler. Posisi indeks saham masih terlihat cukup bagus, setelah lepas dari level resistance (batas atas) di posisi 5.107 dan membuat indeks kembali bergerak ke atas," ujarnya.
Selain itu, penguatan terjadi pada indeks saham unggulan LQ45 yang menanjak 0,53 persen ke level 881.24. Laju positif juga diikuti oleh indeks lainnya, seperti indeks JII naik 0,43 persen ke 678.64, dan indeks IDX30 menguat 0,44 persen ke 453.13, indeks
Untuk saham-saham yang tampil di jalur hijau, yakni AMFG dari Rp7.500 ke Rp7.800, MPPA dari Rp3.070 ke Rp3.180 dan KBLV dari Rp2.500 ke Rp2.550. Dan, saham-saham yang akhirnya tertahan di jalur merah, antara lain MYOR dari Rp25.575 ke Rp24.900, TSPC dari Rp3.150 ke Rp3.075, dan ASII dari Rp7.200 menjadi Rp7.150.
Sebagai informasi, pada pembukaan perdagangan hari ini, indeks saham bergerak naik sebesar 11,69 poin atau 0,23 persen dari level penutupan perdagangan kemarin, menjadi 5.114,16. Saat mengawali perdagangan, sebanyak 28 saham naik dan 17 saham tidak berubah serta tidak ada saham yang mengalami penurunan. (art/ary)