Jadilah Wanita Enlighten, Educate dan Empower

CANTIK : Shahnaz Haque saat memandu Oportunity Hour Tupperware di Malang, kemarin.

MALANG – Shahnaz Haque menjadi pusat perhatian dalam acara Tupperware bertajuk Oportunity Hour di Hotel Trio Indah 2, kemarin. Artis yang juga Brand Ambassador Tupperware  ini tampil sebagai pembawa acara. Oportunity Hour tersebut diikuti kaum wanita dari berbagai kalangan seperti mahasiswa dan ibu rumah tangga.
Acara tersebut memberikan motivasi kepada seluruh wanita agar lebih percaya diri dalam mengembangkan karir mereka. Sesuai dengan misi globalnya yaitu Chain Of Confidence, Tupperware memberikan kesempatan bagi para wanita agar lebih mandiri dengan berbagai peluang yang ada.
“Jika seorang wanita sudah percaya diri pasti setiap impian mereka akan bisa menjadi kenyataan. Jika mimpi mereka menjadi kenyataan maka mereka bisa menjadi seorang yang mandiri,” tutur Public Relation Tupperware Indonesia, Yoan Narotama.
Ia juga mengatakan, salah satu visi Tupperware adalah mengubah hidup wanita dan keluarganya menjadi lebih baik. Sehingga pada acara tersebut dihadirkan beberapa tokoh yang telah berhasil memberdayakan masyarakat sekitarnya agar lebih kreatif dan produktif.
Yoan mengatakan, Tupperware berusaha untuk memberikan konsep 3E pada seluruh wanita. 3E yang berarti enlighten, educate dan empower diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri wanita.
“Ketika seorang wanita telah percaya diri maka mereka bisa mencerahkan, mendidik dan memberdayakan diri, keluarga dan lingkungannya menjadi lebih baik,” lanjutnya.
Sementara itu, Shahnaz Haque mengatakan, dengan berkarir di Tupperware akan membuka jalan untuk mendapat penghasilan tak terbatas serta kemampuan untuk memilih gaya hidup yang diinginkan.
“Wanita juga harus bisa berkarya dan mendapatkan penghasilan sendiri. Karir akan menentukan masa depan sekaligus mengubah hidup kita dan keluarga mejadi lebih baik,”  ucapnya.
Dalam acara yang berlangsung selama empat jam itu, salah satu tokoh inspiratif yang hadir adalah Ketua Kelompok Fatimah Az-Zahrah, Nuraeni. Bersama 600 anggotanya yang merupakan warga pesisir pantai. Komunitas yang didirikan pada tahun 2007 itu memproduksi berbagai olahan ikan seperti abon.
“Acara seperti ini memberikan kesempatan pada masyarakat pesisir agar bisa hidup lebih baik. Satu hal yang wanita perlukan adalah kepercayaan diri untuk bisa mewujudkan mimpinya,” ungkap Nuraeni pada peserta yang hadir.
Ia menambahkan, dialog khusus untuk wanita seperti yang berlangsung saat ini bisa memberikan dan menularkan kepercayaan diri kepada seluruh wanita Indonesia. Menurutnya, kepercayaan diri membuat langkah untuk mewujudkan semua impia mejadi lebih mudah. (mg5/ary)