Dute tradisional dan Barat di Menu Baru

MALANG – Santika Premier Hotel Malang memadukan cita rasa nusantara dengan western ketika menggoda tamu melalui upgrade food and beverage bulan ini. Gulai Tangkar khas Indonesia dan Salmone e Limone Burro yang cocok dengan lidah wisatawan asing ditawarkan oleh hotel yang memiliki Teracota Restaurant tersebut.
“Kami selalu mengeluarkan menu food and beverage terbaru setiap dua bulan sekali. Seperti halnya medio November-Desember ini, Hotel Santika memiliki lima varian baru untuk melengkapi menu F and B,” ujar Public Relation and General Manager Secretary Hotel Santika,Yessi Puspitasari.
Dia menyebutkan, menu utama berupa Gulai Tangkar yang merupakan daging iga kambing pilihan dengan kuah gulai. Sensasi gulai bersantan ini, bisa dinikmati dengan harga Rp 88 ribu per porsi.
“Untuk menu khas Indonesia, Gulai Tangkar ini bisa menjadi alternatif bagi tamu yang ingin mencicipi menu iga kambing yang lezat,” sebutnya.
Ibu satu anak ini menuturkan, menu gulai tadi didampingi dengan olahan ikan salmon yang disajikan dengan saus lemon dalam pilihan menu Salmone e Limone Burro. Menu ini, diakui oleh Yessi menjadi favorit bagi tamu asing, terutama dari kawasan Eropa. Pada menu ini, terdapat olahan kentang dan juga udang untuk melengkapi sajian.
Tidak ketinggalan, hotel yang berada di Jalan Letjen Sutoyo ini menawarkan dessert menggugah selera bernama Cashew Nut Brownies with Strawberry Ice Cream. Menurut Yessi, sangat tepat bila tamu menikmati sajian ini setelah melahap berbagai menu utama yang disiapkan di Teracota. “Manis brownies berpadu cokelat dan kacang mente, semakin nikmat dengan kesegaran ice cream strawberry,” papar dia kepada Malang Post.
Dia menjelaskan, menu dessert tadi dibandrol Rp 48 ribu. Sementara itu, untuk beverages, Hotel Santika menyiapkan menu yang disajikan dingin dalam pilihan Mango Splash dan sajian hangat dalam Wedang Coro.
“Musim buah mangga, kami manfaatkan untuk meluncurkan varian minuman dari buah mangga, yang kami campur dengan perasan jeruk serta sprite,” jelasnya.
Untuk Wedang Coro, merupakan minuman tradisional khas Indonesia. Minuman ini merupakan campuran jahe, serai, cengkeh dan secang yang sangat cocok diminum ketika musim penghujan. (ley/fia)