BBM Naik, Motor Injeksi Makin dicari

MALANG – Meningkatnya penjualan motor mulai terlihat setelah kenaikan BBM pada (17/11). Banyaknya masyarakat yang memilih membeli sepeda motor dibandingkan naik angkutan umum yang semakin mahal menjadi salah satu faktor.
Marketing Yamaha Devina Motor, Rini Umiasih mengatakan, peningkatan penjualan motor setelah kenaikan BBM belum begitu banyak, namun sudah ada tanda-tanda peningkatan. Tanda-tanda itu misalnya semakin banyak calon konsumen yang datang ke diler untuk melihat motor.
”Peningkatan penjualan belum begitu drastis, hanya sekitar lima persen. Namun kami yakin Desember hingga Januari, penjualan akan semakin meningkat,” ucapnya kepada Malang Post, kemarin.
Rini menambahkan, setelah harga BBM naik dari Rp 6500 menjadi Rp 8500, motor injeksi banyak dicari. Motor injeksi lebih irit dibandingkan yang masih menggunakan kaburator. Yamaha merupakan prakarsa sepeda motor dengan mesin injeksi yang diterapkan pertama kali pada varian Vixion.
”Motor injeksi pertama Yamaha yaitu Vixion. Sampai saat ini penjualan Vixion terus meningkat meskipun banyak motor lain yang merapkan mesin tersebut. Banyak orang menyukai mesin injeksi karena konsumsi bahan bakarnya yang irit,” terang Rini.
Baru-baru ini, kata dia, Yamaha mengeluarkan produk terbarunya yaitu Vixion R25. Motor dengan harga Rp 54 juta itu kini juga menjadi incaran masyarakat karena bodynya yang besar seperti moge namun menggunakan mesin injeksi sehingga irit.
Sama halnya dengan Yamaha, Suzuki juga mengeluarkan motor dengan mesin injeksi yang diterapkan pada motor matic Address. Marketing Suzuki HSMG Pusat, Titik Sugiarti mengatakan, penjualan motor matic terbaru itu belum begitu banyak karena masyarakat belum banyak mengetahui.
”Untuk penjualan Suzuki Address saat ini belum begitu banyak karena kami memang belum melakukan grand launching. Namun untuk penjualan motor yang lain setelah kenaikan BBM ini tetap stabil,” ungkap Titik.
Menurutnya, kenaikan harga BBM yang baru memasuki sepekan lebih ini belum begitu berdampak pada penjualan motor. Peningkatan penjualan diprediksi akan terjadi pada tahun 2015.
”Saat ini belum bisa dilihat peningkatannya karena kenaikan BBM juga baru saja. Mungkin tahun depan atau sekitar bulan Desember baru bisa dilihat peningkatannya. Kalau tahun 2012 lalu ketika terjaid kenaikan BBM penjualan motor meningkat 20 persen. Entah tahun ini.” pungkasnya. (mg5/feb)