Tren 2015, Perhiasan Besar Terkesan Mahal

MALANG – Tahun 2015 sudah tersisa sebulan lagi. Dunia fashion telah menentukan trade mark, tak terkecuali untuk perhiasan. Model perhiasan dengan body yang besar dan terlihat gemuk diyakini akan mendominasi tren tahun depan serta menjadi favorit untuk menyempurnakan penampilan fashion nan glamour.
Exhibition Brand Manager The Palace, Agustiar Halim menuturkan, bila model perhiasan yang berbody besar, masih akan disukai pecinta perhiasan. “Tahun depan masih belum terlalu berbeda. Rangka perhiasan yang besar masih jadi tren,” tuturnya.
Menurut dia, perbedaan hanya pada sentuhan model. Dia menuturkan, masing-masing pencipta atau perancang perhiasan, dipastikan memiliki ciri khas tersendiri. Akan tetapi, unsur besar dan gemuk masih mendominasi permintaan pasar.  “Model yang diciptakan oleh perancang perhiasan pun menentukan hasrat dari penggemar perhiasan. Ada nilai lebih dari penggunaan perhiasan berbody besar ini, menambah kesan glamour dari pengguna, baik untuk emas maupun berlian,” papar dia panjang lebar.
The Palace pun mengusung aneka perhiasan dengan model tersebut dalam pameran yang berlangsung di Atrium Mall Olympic Garden (MOG) Malang. Menurutnya, customer menyukai body yang besar, karena kesan mahal akan muncul dari perhiasan yang dikenakan. “Misalnya kalung yang bagian bawahnya lebih lebar, sementara untuk rantai yang posisinya berada di bagian atas lebih tipis. Kesannya kan kalung ini berat dan berharga mahal. Selain itu, berfungsi menutupi pengguna yang bertubuh ramping,” urainya.
Hal yang sama, juga berlaku pada model cincin. Untuk body cincin di bagian atas, body yang besar memungkinkan model lebih bervariasi. “Jika dipakai juga langsung terlihat. Apalagi bila dibalut dengan batu berlian yang berkilauan,” imbuh Agustiar.
Ia menuturkan, ada berbagai jenis koleksi perhiasan yang dibawa. Mulai dari kalung, anting-anting, liontin, gelang hingga cincin. Dia merinci, untuk emas ditawarkan dalam dua pilihan, yakni kadar 750 atau 18 karat dan 999,9 atau 24 karat. Sementara, untuk perhiasan berlian, terdiri dari dua pilihan kualitas, yakni F Color dan VVS Clarity, serta F Color dan VS Clarity.
“Kami memberikan dua macam pilihan, dengan segmentasi pasar yang berbeda. Sehingga anak muda pun masih bisa membeli perhiasan, baik digunakan untuk fashion maupun investasi,” beber dia kepada Malang Post.
Namun, dia menjelaskan, perhiasan tidak hanya untuk kalangan atas saja. Pasalnya, dengan bandrol yang lebih murah, anak muda dan first jobber bisa mengalokasikan dana untuk membeli perhiasan. Dia mencontohkan, dalam pameran ini terdapat emas dengan harga Rp 350 ribu per gram. Harga tersebut berlaku untuk selected item emas kadar 18 karat. Menurutnya, harga tersebut diyakini termurah seluruh Indonesia.(ley/han)