Layani Hingga 200 Galon per Hari

MALANG – Bisnis air minum ulang Pt. Biru Semesta Abadi semakin berkembang dengan teknologi ozon yang menjadi andalannya. Teknologi tersebut telah mendapatkan rekor Muri pada tahun 2007 sebagai usaha wiralaba depot air minum pertama yang menggunakan ozon selama proses produksinya.
Dalam sehari, salah satu cabang Pt. Biru Semesta Abadi yang ada di Malang mampu melayani hingga 200 galon. Cabang yang berdiri sejak lima tahun yang lalu itu telah memiliki banyak pelanggan. Selain kualitas air ozon, Pt. Biru Semesta Abadi juga menekankan pada harga yang terjangkau yaitu Rp 6500 per galon.
“Harganya terbilang murah karena ada biaya yang ditiadakan seperti pengadaan galon dan biaya distribusi. Namun meskipun harganya murah tidak mengurangi kualitas air isi ulang itu,” ucap Supervisor Biru Isi Ulang, M. Junaidin.
Menurutnya, harga air isi ulang Biru merupakan sepertiga dari harga Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Ia juga mengatakan, teknologi ozon yang diterapkan  merupakan standar industri AMDK sehingga mampu memberikan produk air minum yang kaya oksigen.
“Oksigen bisa terlihat nyata dengan adanya butir-butir oksigen dalam botol galon,” lanjutnya.
Ia menambahkan, untuk pengolahan air ozon dibutuhkan waktu hingga 12 jam. Biasanya proses pengolahan air dimulai pukul 20:00 hingga 08:00. Selain berfungsi sebagai sarana penjualan, proses produksi air minum juga dilakukan di gerai tersebut. Junaidin mengatakan, air yang digunakan dikirim langsung dari sumber pegunungan yang dipasok menggunakan truk tangki.
“Kalau disini kita beli airnya melalui distributor air yang ada di Prigen. Biasanya satu truk tangki air bisa habis dalam dua hari,” ujar Junaidi.
Bisnis yang ia jalani bersama beberapa temannya itu menurutnya mempunyai prospek yang sangat bagus karena kualitas air dan harganya yang terjangkau. Selain itu, kekuatan merek Biru memegang peranan sangat penting sehingga masyarakat bisa lebih percaya terhadap kualitas produk.
“Produk yang tidak bermerek membuat masyarakat awam sulit membedakan karena fitur produk yang sangat mirip, jernih, tanpa warna, tanpa rasa dan tanpa bau. Biru memudahkan pelanggan mengidentifikasi air minum dengan adanya butir oksigen yang terlihat jelas,” terang Junaidi.
Junaidi juga mengatakan, sejak didirikan di Surabaya pada 22 Mei 2002, Depo Air Minum Biru terus tumbuh dengan sangat baik. Catatan yang ia ketahui hingga Juli 2014 telah ada 166 gerai. Penyebarannya sebanyak 61 gerai berada di Surabaya, 12 Semarang, 80 Jabodetabek, 12 Bandung, 2 Malang dan lainnya tersebar di beberapa kota lain. (mg5/oci)