IHSG Jatuh 43 Point

JAKARTA -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 43 poin terkena aksi ambil untung. Indeks memang sudah naik tinggi sepanjang perdagangan pekan lalu. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.345 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.295 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 9,896 poin (0,19%) ke level 5.197,890. Positifnya bursa global memberi dorongan.
Indeks tak bertahan lama di zona hijau. Setelah sampai di titik tertingginya di 5.207, Indeks langsung terkena aksi ambil untung.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG anjlok 41,482 poin (0,80%) ke level 5.146,512. Indeks jatuh lagi ke zona merah akibat aksi ambil untung. Indeks hanya singgah sebentar di level 5.200.
Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi ambil untung. Saham-saham ini memang sudah naik tinggi sejak perdagangan pekan lalu.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (8/12/2012), IHSG terpangkas 43,980 poin (0,85%) ke level 5.144,014. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 9,499 poin (1,06%) ke level 884,278 Indeks terus meluncur sampai ke titik terendahnya hari ini di 5.124. Sudah masuk zona merah, IHSG kesulitan balik arah.
Aksi jual juga dilakukan investor asing. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 391,63 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 224.400 kali dengan volume 7,118 miliar lembar saham senilai Rp 5,237 triliun. Sebanyak 81 saham naik, 226 turun, dan 74 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang ini masih bergerak variatif dengan kecenderungan menguat. Hanya pasar saham Singapura yang melemah tipis.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 1.100 ke Rp 6.700, Mayora (MYOR) naik Rp 725 ke Rp 23.400, Elang Mahkota (ETMK) naik Rp 500 ke Rp 7.200, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 59.875.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.325 ke Rp 68.575, Lionmesh (LMSH) turun Rp 1.000 ke Rp 6.000, Merck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 160.000, dan Apexindo (APEX) turun Rp 550 ke Rp 2.850.(dtc/ary)