Piagio Target Jual 90 Unit Vespa

MALANG – Menjelang akhir tahun Piagio menggelar pameran di MOG untuk meningkatkan penjualan. Acara yang berlangsung hingga (21/12) itu diharapkan mampu menjual 90 unit vespa. Berbagai jenis vespa bisa didapatkan dalam pameran itu, seperti Sprint, 946, MP3 Yourban, LXV, GT Super, Beverly, Liberty 100 S, Liberty 100 RST dan Primavera. Harganya pun bervariatif mulai dari Rp 19.2 juta hingga Rp 208 juta. Menurut Supervisor Piagio, M. Ivan, jenis Primavera paling banyak disukai oleh pembeli.
“Kita memang menyediakan banyak jenis vespa agar pemebli bisa memilih mana yang sesuai dengan keinginan dan kantongnya. Jenis Primavera paling banyak dibeli karena harganya yang relatif murah,” tuturnya pada Malang Post.
Ia mengatakan, harga Vespa Primavera Rp 32,8 juta. Selain harganya yang murah, ia juga menjelaskan beberapa kelebihan motor itu seperti adanya mesin 3-katup, 4-stroke dengan mesin satu silinder bervolume bersih 154,8cc. Menurutnya,  Primavera sanggup menghasilkan power hingga 11,6 Hp pada putaran 7.500 rpm serta torsi puncak hingga 12 Nm pada putaran 5.000 rpm.
“Torsi yang cukup besar mampu dicapai pada putaran rpm rendah menandakan skuter Primavera mempunyai akselerasi yang responsif di putaran bawah,” lanjutnya.
Ivan menambahkan, Vespa Primavera menggunakan cakram depan dengan diameter piringan 20 cm. ada juga rem belakang model tromol 14cm. selain itu, penggunaan ban tubeless menambah rasa aman pengendara motor.
“Meskipun bodi motor Vespa terbilang gendut, tapi ternyata cukup ringan karena sekujur cover bodi motor dibuat dengan bahan baja ringan yang kuat,” tambahnya.
Selain Primavera, ia juga mengatakan, model Vespa LXV juga menjadi unggulan dalam penjualan Piagio. Motor yang dibandrol Rp 36,8 juta itu mengembalikan kesan vespa pada tahun 1960-an. Ivan menjelaskan, lampu utama membulat yang terpisah dari kepala dibiarkan telanjang tanpa penutup. Jok depan dan belakang yang dibuat terpisah menurutnya jarang ditemui pada vespa era modern.
“Selain itu, belakang motor terdapat rak yang berkesan old skul. Logam pembuatnya dilapisi krom mengkilap dengan desain dibuat tinggi,” terang Ivan.
Masyarakat tidak perlu ragu untuk membeli vespa karena menurut Ivan, kendaraan tahun 1943-an itu kini dilengkapi dengan teknologi euro 3 untuk mengurangi kadar pencemaran. Karena Vespa mengikuti standar emisi kendaraan bermotor yang ditetapkan Uni Eropa pada tahun 2000. Ia mengatakan, model kendaraan bermotor seperti vespa yang sempat hilang di tengah banyaknya moge dan matic kini bisa kembali menjadi raja jalanan karena mesin yang lebih tangguh dengan desain retro.
“Kekhawatiran karena terkesan jadul dan mesin vespa yang gampang mogok kini sudah bisa diatasi karena sebagian besar motor itu sudah injeksi,” pungkasnya.(mg5/ary)