199 Saham Naik, IHSG Menanjak

JAKARTA-Indeks harga saham gabungan (IHSG) akhirnya tetap positif pada perdagangan Kamis, 18 Desember 2014. Indeks saham di bursa naik cukup tajam sebesar 77,69 poin atau 1,54 persen ke level 5.113,35.
Pada awal perdagangan tadi pagi, indeks juga mengalami penguatan 40,58 poin atau 0,81 persen di level 5.076,23. Sentimen The Fed dinilai sebagai tenaga pendongkrak indeks untuk bergerak di zona hijau.
Berdasarkan pengamatan dari Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan mencapai 10,46 miliar saham dengan nilai Rp6,84 triliun. Kenaikan ini pun diikuti oleh 199 saham yang menanjak, 108 saham turun dan 82 saham tidak mengalami perubahan.
Hingga ditutupnya perdagangan, terlihat level tertinggi indeks saham menyentuh di 5.113,25. Sedangkan, angka 5.076,23 menjadi level terendahnya pada hari ini.
Demikian juga yang terjadi pada indeks saham unggulan LQ-45 yang terangkat sebesar 1,92 persen ke 881.38. Kemudian, indeks JII naik 2,1 persen ke 675.49 dan indeks IDX-30 naik 1,66 persen ke 451.16.
Adapun sektor-sektor saham, semuanya turut mengalami penguatan. Sektor perkebunan dan konsumer sama-sama memimpin keuntungan dengan masing-masing naik sebesar 2,3 persen.
Untuk saham-saham yang menanjak, antara lain GGRM dari Rp59.175 ke Rp60.700, ASII dari Rp7.025 ke Rp7.200 dan BBNI dari Rp5.900 ke Rp5.975. Sebaliknya, saham-saham yang terkoreksi, yakni MREI dari Rp3.655 ke Rp3.400, AMFG dari Rp7.900 ke Rp7.800 dan PANS dari Rp4.990 ke Rp4.915.
Namun demikian, tekanan jual di pasar reguler oleh pemodal asing masih terus menekan volume pembelian. Ini, terpantau melalui penjualan mencapai Rp2,59 triliun sehingga penjualan bersih (net foreign sell) pun menjadi Rp806,99 miliar.(viv/ary)