Boneka Santa Jadi Idola

MALANG – Kurang dari sepekan perayaan Natal, Kamis (25/12) lusa, store yang menyediakan kebutuhan fashion dan pernak-pernik Natal di Kota Malang semakin diburu oleh customer. Berbagai macam koleksi asesoris diburu karena masyarakat yang akan merayakan hari kelahiran Yesus Kristus mulai menyiapkan hadiah untuk sanak keluarganya.
“Sepekan terakhir, yang paling menonjol pada koleksi asesoris dan koleksi fashion yang paling banyak terjual. Biasa, ketika hari semakin mendekat, maka customer mulai buru-buru melengkapi kebutuhannya,” terang Assistant Store Manager Centerpoint Malang, Elvi Ridhatin Anggraini.
Dia menyampaikan, untuk koleksi asesoris, yang paling laris seperti boneka santa. Baik yang berukuran kecil sekepalan tangan, boneka santa yang bisa bernyanyi dan bergoyang hingga boneka yang berukuran besar yang nyaman ketika digendong. “Ada berbagai macam bentul boneka Santa. Dari yang berbahan plastik, boneka dengan kain dan busa hingga yang berbahan sterofoam,” beber dia kepada Malang Post.
Elvi menyebutkan, permintaan koleksi asesoris yang meningkat ini dikarenakan customer mulai berburu hadiah Natal, baik untuk anak maupun keluarga yang lain. Paling pas, boneka Santa yang paling identik dengan hari raya umat Kristiani tersebut.
“Memang yang paling gampang dan identik Natal ya Santa Claus. Customer sudah tidak memberi hadiah seperti pakaian atau sepatu karena untuk kebutuhan itu cenderung dipenuhi bersama keluarga, dan telah belanja sejak jauh hari,” urai dia panjang lebar.
Tak pelak, area asesoris di department store yang berada di Mall Olympic Garden (MOG) tersebut menjadi lokasi paling sering dipenuhi oleh customer. Apalagi, lokasinya berada tepat di pintu masuk store sisi selatan. Elvi menambahkan, koleksi lainnya juga diburu, namun tidak sebanyak boneka Santa yang juga ditemani dengan boneka rusa dan boneka salju.
Menurut dia, asesoris lain yang dipakai untuk menghiasi pohon natal sudah lebih sepi peminat ketimbang sepekan sebelumnya. “Begitu juga untuk pohon natal, sekarang sudah sisa-sisa. Paling laris ketika awal Desember. Kalau saat ini, rata-rata keluarga kan sudah memajang pohon natal, slinger dan pernak-perniknya,” terang dia.
Terpisah, Divisi Manager Hypermart Malang, Rajabuel Arief menyampaikan, bila di Hypermart juga berlaku hal yang sama. Malahan, beberapa koleksi sudah mulai sold out. “Seperti koleksi topi santa dan boneka santa, sudah beberapa hari ini kosong. Untuk pernik yang lain pun mulai yang sisa-sisa saja,” ujarnya.
Menurut dia, koleksi pohon terang pun tersisa beberapa pieces saja. Diakui Arief, hal ini dikarenakan Hypermart tidak menyediakan tambahan lagi begitu memasuki pertengahan Desember, saat koleksi sudah menipis. “Seperti tahun lalu, ketika di atas tanggal 15 Desember, yang berburu tinggal sedikit dan cenderung pada asesoris untuk hadiah saja,” tandas dia.(ley/ary)