Anak AM Hendropriyono Jabat Komisaris Telkomsel

JAKARTA- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) dan Singapore Telecommunications Ltd (SingTel) selaku pemegang saham mayoritas telah menentukan jajaran direksi dan komisaris PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).
Dalam tapuk kepemimpinan Telkomsel baru itu kini diisi oleh Rariek Adriansaya sebagai Direktur Utama Telkomsel yang menggantikan Alex J Sinaga. Alex kini beralih menjadi Dirut Telkom. "Penunjukan Ririek Adriansyah serta penetapan direksi Telkomsel yang baru, sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat bisnis, organisasi dan sumber daya manusia secara berkelanjutan yang dibutuhkan untuk menjadikan Telkomsel tetap tumbuh," kata VP Public Relation Telkom, Arif Prabowo, akhir pekan lalu.
Namun, tak hanya soal Dirut Telkomsel yang menjadi perhatian publik, melainkan terselip di jajaran komisaris terdapat nama Diaz Hendropriyono.
Ia menjabat sebagai komisari Telkomsel bersama dengan Heri Sunaryadi, Mukhlis Moechtar, Paul Dominic O'Sullivan, Yuen Kuan Moon, dan Alex J. Sinaga sebagai Komisaris Utama.
Diaz merupakan anak Abdullah Makhmud Hendropriyono atau yang sering dikenal AM Hendropriyono. Ia merupakan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pertama di era Presiden Megawati Soekarnoputri.
Saat Pilpres kemarin, Hendropriyono mempunyai andil untuk kemenangan Jokowi-JK dengan menjadi anggota tim pemenangan. Sementara, Diaz anak bungsu dari Hendropriyono, turut andil dalam membantu kemenangan mantan Wali Kota Solo tersebut dalam pilpres kemarin dengan menjadi pendiri organisasi Kawan Jokowi.
Berdasarkan informasi dari laman kawanjokowi.org, Jumat, 2 Januari 2015, Diaz merupakan pengusaha muda yang berbasis di Jakarta. Usahanya itu meliputi Arena MMA Indonesia, Best Western Bali, Amaris Hotel Pancoran, Andalusia Antar Benua (Western Union), Gold's Gym at Kuningan.
Lulusan Lemhannas PPRA 49 tahun 2013 tersebut pemegang Master of Arts (Hawaii Pacific University), Master of Public Administration (Virginia Tech), dan saat ini ia terdaftar sebagai kandidat Doktor (PhD) bidang Administrasi Negara di Center of Public Administration and Policy (Virginia Tech, USA). (jpnn/udi)