Goldmart Targetkan Rp 2 M Selama Pameran

MALANG –  Hari terakhir pameran (4/1) yang digelar di lantai dasar MOG itu Goldmart percaya diri untuk meraih target penjualan Rp 2 M. Pasalnya, hingga pukul 10:00 mereka telah mengantongi kurang lebih Rp 1.5 M.
Store Manager Goldmart Endriyani Setianingsih Pratiwi mengatakan, berbagai jenis perhiasan mulai dari emas putih, emas kuning, mutiara, berlian dan batu mulia yang dijual mampu menarik perhatian masyarakat untuk membeli. Menurutnya, harga perhiasan yang disediakan juga bisa dijangkau oleh semua kalangan sehingga mudah untuk bisa mencapai target penjualan. “Target selama pameran Rp 2 M. Sampai saat ini kita sudah dapat hampir Rp 1.5 M sehingga pada penutupan nanti malam kita optimis mampu mencapai target itu,” ungkap Endriyani pada Malang Post, kemarin.
Menurutnya, pemakai produk Goldmart di Malang memang terbilang banyak dan terdiri dari semua segmen. Itulah mengapa ketika pihaknya menggelar pameran pelanggan semakin semangat untuk menambah koleksi perhiasannya. Adanya diskon 10 plus 10 persen yang diberikan untuk semua produk termasuk berlian juga menjadi magnet tersendiri. Endriyani menyebutkan harga yang ada mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 650 juta. “Pangsa pasar kita untuk semua segmen. Mulai dari low sampai hing class kita sediakan sehingga masyarakat dapat memilih perhiasan yang mereka sukai dengan budget yang dimiliki,” lanjutnya.
Dalam pameran kali ini, ia mengungkapkan tidak semua perhiasan produk Goldmart ditampilkan. Namun terdapat beberapa perhiasan yang menjadi unggulan dalam pameran itu. Dua diantaranya adalah model Precious Love dan Sterri Night. Model Precious Love itu menonjolkan emas putih yang dipadukan dengan berlian. Sedangkan untuk Sterri Night lebih pada emas kuning 24 karat yang dimodel seperti kembang api dan dove sehingga terlihat lebih ramai dan bersinar.
”Dalam kalung model Precious Love terdapat emas putih 23 karat yang dipadukan dengan 132 berlian. Sedangkan untuk gelangnya ada 78 butir berlian dengan emas 10 karat,” tutur Endriyani.
Ia menjelaskan, kalung tersebut dijual dengan harga Rp 650 juta sedangkan untuk gelang Rp 263 juta. Berbeda dengan model Sterri Night yang harganya lebih murah yaitu Rp 105 juta untuk kalung dan gelang Rp 35 juta. Sedangkan untuk anting-antingnya Rp 12 juta. Namun, ia juga mengatakan, tidak hanya perhiasan yang ada dalam pameran itu, ada beberapa bros dan pin dasi yang juga dibuat dari emas. ”Goldmart tidak hanya menjual perhiasan seperti kalung, cincin dan yang lainnya tetapi kami juga menyediakan bros dan pin dasi agar masyarakat lebih percaya diri dengan menggunakan berbagai aksesoris itu,” tambahnya.
Bros yang dibuat dari emas putih 18 karat itu dibandrol Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Endriyani menambahkan bahwa itu bukan bros biasa. Perpaduan antara emas dan mutiara serta berlian akan membuat penampilan menjadi semakin elegan. Sedangkan untuk pin dasi dari emas kuning 24 karat itu Rp 2.5 juta. (mg5/udi)