Blue Core Bikin Mio M3 Irit hingga 50 Persen

MALANG - Pabrikan Yamaha mencoba menggebrak pasar otomotif di awal tahun 2015. Salah satu caranya dengan mengeluarkan generasi matik terbaru pada varian Mio dengan nama Mio M3. Generasi terbaru ini memiliki daya tarik pada teknologi yang menjamin motor lebih irit mencapai 50 persen ketimbang seri sebelumnya.
“Yamaha menghadirkan New Mio M3 125 ini untuk menjawab keinginan sekaligus tantangan masyarakat Indonesia akan motor matik yang irit dan murah,” jelas Branch Manager PT Rodasakti Suryaraya, Donny Setiawan.
Menurutnya, teknologi yang diusung oleh Yamaha bernama Blue Core. Teknologi tersebut merupakan usungan Yamaha dalam mengoptimalkan kinerja motor secara keseluruhan. Mulai dari mesin, bodi hingga transmisi.
“Teknologi terbaru dari Yamaha ini bisa menjamin keiritan bahan bakar dari Mio terbaru kami, bisa lebih dari 50 persen ketimbang seri yang lama,” beber dia kepada Malang Post.
Dia menjelaskan, motor ini dilengkapi pula dengan Eco Indicator. Yakni indikator yang menyala saat melaju pada kondisi performa mesin efisien optimal atau irit, ketika titik kecepatan pada angka 20 hingga 70 km per jam, seperti teknologi pada mobil dan motor sport saat ini. Sehingga, memudahkan pengendara untuk berkendara lebih hemat bahan bakar.
Donny meyakini, varian baru yang dikenalkan kepada customer sekitar pertengahan Desember lalu ini menjadi daya tarik di pasaran. Sebagai bukti, menurut pengakuannya, indenan sebelum akhir tahun 2014 lalu menembus 300 unit.
“Padahal termasuk baru, indenan ini di luar perkiraan kami. Selain itu, motor ini belum kami launching secara resmi,” tegas dia.
Pria ramah ini menjelaskan, selama sebulan, di tahun 2015 ini, Yamaha di area Malang akan menargetkan penjualan mencapai 1000 unit. Donny meyakini, bisa mencapai target tersebut bila melihat antusiasme customer di pasaran pada saat ini.
Sebagi contoh, permintaan Mio 125 M3 di dealer Yamaha Devina Motor yang ada di Jl. Jaksa Agung Suprapto mampu menjual hingga 40 unit. Dalam satu hari, Marketing Yamaha Devina Motor, Rini Umiasih mengatakan, mampu mengirim antara tiga hingga empat motor ke customer.
“Antusias masyarakat dengan Mio generasi terbaru ini memang sangat baik. Hal itu bisa dilihat dari penjualan yang terus meningkat,” tutur Rini.
Menurutnya, permintaan akan terus meningkat ketika masyarakat telah mengetahui spesifikasi Mio 125 M3 yang lebih lengkap dan irit dari versi sebelumnya. Saat ini harga motor matic itu dijual senilai Rp 15 jutaan. Ia mengatakan, pihaknya optimis dengan hadirnya Mio 125 M3 market share bisa mencapai 50 hingga 60 persen.
“Pendistribusian motor ke konsumen sudah terlaksana sehingga tidak ada lagi problem konsumen yang menunggu lama. Paling banyak pembelinya memang dari kalangan muda,” lanjutnya.
Kelebihan lain dari motor matic itu adalah adanya fitur Eco Lamp Indicator merupakan terobosan terbaru dan pertama kali digunakan oleh Yamaha. Fitur tersebut berfungsi sebagai penunjuk ketika performa mesin sedang optimal sehingga bahan bakar bisa dihemat hingga 60 persen. Sementara untuk varian warnanya yaitu Mention Black, Trending Yellow, Hashtag Brown, Selfie Red, Chat White dan Tweet Magenta.
“Mio 125 M3 sudah pernah kita lakukan test ride. Dalam jarak 60 km hanya menghabiskan satu liter bensin,” tambah Rini.
Tampilan Mio 125 M3 yang berubah total mulai dari bagian head-lamp yang pindah ke bawah sehingga bodi motor itu dihiasi motif karbon bertekstur sporty. Hal yang sama juga diterapkan pada area cover mesin, panel depan, duct samping (kanan kiri), cover belakang dan pelindung knalpot. Menurutnya hampir 80 persen pembelinya merupakan kalangan muda.
“Desainnya yang lebih sporty sehingga banyak anak muda yang menyukai. Bobotnya juga ringan hanya 92 kg. Bagasinya juga mampu menampung hingga 10,1 liter,” pungkasnya. (mg5/fia)