Pajero Sport Sumbang 50 Persen Penjualan

MALANG– Upaya meningkatkan penjualan di awal tahun, Mitsubishi mengikuti pameran di MOG. Kali ini terdapat tiga mobil yang dipamerkan yaitu Pajero Sport, Outlander Sport dan Mirage. Salesman Executive Sun Star Motor, Sabilurrosyad mengatakan, Pejero sport dengan berbagai tipenya menyumbang total penjualan. Sedangkan Outlander Spport dan Mirage masing-masing 25 persen. Banyaknya permintaan Pajero Sport terutama tipe Dakar membuat masyarakat harus inden terlebih dahulu karena stok tipe tersebut telah habis di dealer itu.
”Awal tahun ini sudah banyak yang inden Pajero Sport terutama yang tipe Dakar. Bulan Desember tahun lalu kita mampu menjual sekitar 30 unit Pajero. Target pameran kali ini tentunya harus lebih banyak dari jumlah itu,” tutur Rosyad pada Malang Post, kemarin.
Ia menjelaskan, untuk versi Dakar, perubahan terlihat pada desain lampu sein, wheel disc dan side fender. Varian tertinggi dari keluarga Pajero Sport itu juga telah dilengkapi sunroof, power sound, paddle shift, tweeter, rear disk brake, hingga kontrol AC di baris ketiga.
”Perpindahan transmisi juga bisa dilakukan dengan mudah karena terdapat paddle shift dibalik lingkar kemudi. Selain itu rem belakang versi Dakar juga kini telah menggunakan cakram untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan,” lanjutnya.
Rosyad mengatakan, meskipun harganya terbilang mahal yaitu Rp 445 juta, namun tidak mengurangi minat masyarakat untuk memiliki mobil sport tersebut. Menurutnya, pemula atau yang baru membeli mobil untuk pertama kali tidak akan memilih Pajero, selain harganya yang mahal tapi karena pangsa pasar mobil yang memang untuk usia diatas 35 tahun.
”Mereka yang sudah pernah merasakan mobil lain maka akan mengetahui perbedaanya. Kalau untuk pemula atau usia muda jarang yang memakai mobil ini. Berbeda dengan jenis Mirage yang memang banyak dipakai oleh eksekutif muda dan mahasiswa karena harganya lebih murah,” beber Rosyad.
Sebelum beranjak ke Mirage, ia sedikit menjelaskan tentang Pajero Sport Exceed yang juga banyak diminati oleh masyarakat. Ia menuturkan, perubahan yang ada pada tipe itu meliputi fitur side fender, rumah spion dengan lampu sein, panel meter berlapis chrome, serta AC di bangku kedua dan ketiga. Terakhir varian GLX dan GLS, juga telah menyematkan fitur AC di setiap barisnya. “Perbedaan Exeed dan Dakar cukup banyak. Itulah mengapa harganya juga jauh berbeda. Kalau Dakar Rp 445 juta maka Exceed hanya Rp 405 juta,” ucap Rosyad.
Sedangkan mobil Mitsubishi yang lain, yaitu Mirage menurut Rosyad memiliki spesifikasi yang sangat berbeda dengan mobil sport. Balutan warna pada varian GLS dan GLX didominasi oleh warna hitam sedangkan tipe Exceed dibalut dengan two tone color dengan kombinasi warna hitam elegan dan putih cerah. “Meskipun mobilnya terlihat pendek namun mereka yang bertubuh besar ataupun jangkung juga tetap nyaman karena bentuk kabin yang lapang,” ujarnya.
Berbagai fitur lengkap seperti Multi Information Display, Head Unit dengan perangkat AUX, USB serta Ipod yang terintegrasi. Di mobil tersebut juga terdapat AC Digital otomatis, serta wiper yang mampu menyesuaikan kecepatan dan sein kendaraan yang dapat diatur fleksibel.  Mitsubishi Mirage itu saat dijual diatar Rp150 juta. (mg5/udi)