Jelang Imlek, Aneka Jeruk Mulai Berdatangan

MALANG – Pasar modern atau supermarket di Kota Malang mulai bersiap menyambut Tahun Baru Imlek. Hal ini terbukti dengan mulai bermunculannya buah yang khas dengan Imlek itu, seperti jeruk shantang, jeruk lonkam hingga buah naga. Secara bertahap, buah impor tersebut memenuhi fresh area dan memuncak pada pertengahan Februari mendatang.
Store Manager Giant Supermarket Plaza Araya, Sungkowo menyampaikan, bila koleksi buah segar di pasar modern ada siklusnya. Sebelum mendekati Imlek, untuk koleksi buah jeruk cenderung pada buah jeruk lokal seperti dari Batu dan Jember.
”Begitu mendekati Imlek pasti ada yang berbeda dengan koleksi buah kami. Setelah beberapa bulan menghilang, jeruk shantang dan jeruk lonkam mulai ada lagi dan membuat area semakin berwarna,” ujarnya.
Dia menyebutkan, dua jeruk itu baru muncul di awal tahun ini. Memang masih belum begitu banyak yang disiapkan, sekitar 150-200 kg per tiga hari. Jumlah itu akan meningkat dua kali lipat di awal Februari mendatang.
”Berdasarkan pengalaman tahun lalu, sebulan sebelum Imlek tingkat konsumsinya antara 100-150 kg per tiga hari. Tahun ini kami targetkan pertumbuhan sekitar 30 persen untuk penjualan buah impor selama Januari dan Februari,” beber dia kepada Malang Post.
Sungkowo menjelaskan, untuk pilihan jeruk, tahun lalu jeruk shantang menjadi favorit, baik masih disertai dengan daun maupun yang tidak. Selain itu, ada dua jenis jeruk impor lagi, yakni jeruk lonkam dan jeruk ponkam.
Terpisah, Sales Manager Carrefour Market Malang Mitra, Romdoni menuturkan, bila koleksi jeruk impor kini sudah menghiasi supermarket, termasuk di tempatnya. Dalam sehari, tingkat konsumsinya antara 30-50 kg per hari.
”Untuk koleksi buah segar menyambut Imlek sudah dimulai sejak akhir tahun lalu karena juga menyambut Maulid Nabi. Perbedaannya, koleksi buah untuk Imlek lebih pada pilihan jeruk,” tuturnya.
Dia menjelaskan, stok akan ditingkatkan bertahap. Semakin maksimal begitu memasuki bulan Februari mendatang. ”Apalagi pas minggu kedua, atau sepekan sebelum Imlek. Tingkat konsumsinya bisa meningkat dua kali lipat sekitar 60-100 kg per hari untuk satu jenis buah,” urai dia panjang lebar.
Dia mengakui, untuk tahun ini buah impor belum mengalami perubahan harga. Menurutnya, budget untuk pengeluaran masih sesuai dengan anggaran sehingga divisi fresh tidak khawatir bila sewaktu-waktu ada peningkatan permintaan buah segar, khususnya jenis jeruk yang spesial menyambut Imlek. (ley/fia)