menguat 0,07 persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) tetap menguat pada akhir perdagangan Senin 19 Januari 2015. Indeks saham di bursa naik 3,71 poin, atau 0,07 persen menjadi 5.152,09 dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Hingga ditutupnya sesi kedua hari ini, tercatat IHSG menyentuh level tertingginya di 5.171,68, sedangkan level terendah berada di 5.132,71. Penguatan indeks  seiring dengan 136 saham naik, 141 saham turun, dan sebanyak 95 saham tidak mengalami perubahan, atau stagnan.
Namun demikian, aktivitas pemodal asing di pasar reguler tetap bertahan di aksi jualnya. Tercatat, penjualan bersih asing (net foreign sell) mencapai Rp667,21 miliar.
Selain itu, naiknya indeks juga diikuti oleh positifnya indeks saham unggulan LQ45 sebesar 0,10 persen ke 887. Kemudian, indeks IDX30 naik 0,13 persen ke 456, tetapi indeks JII terkoreksi 0,01 persen menjadi 682.
Adapun saham-saham yang terdongkrak, antara lain ASII dari Rp7.300 ke Rp7.425, BMTR dari Rp1.725 ke Rp1.850, dan EXCL dari Rp4.575 ke Rp4.690. Sedangkan saham-saham yang tergelincir, yakni PGAS dari Rp5.475 ke Rp5.200, FAST dari Rp2.000 ke Rp1.900, dan AMFG dari Rp8.200 ke Rp8.125.
"Konsolidasi indeks saham ke zona hijau masih terpengaruh dari kebijakan pemerintah yang menurunkan harga BBM (bahan bakar minyak), gas elpiji, dan harga semen. Pasar masih merespons positif di samping bursa global yang juga tampak bersahabat hari ini," ujar Thendra Crisnanda, Analis BNI Sekuritas.(viv/ary)