IFV, Konsisten Bidik Anak-anak

MALANG – Saat ini, perkembangan fotografi sangat pesat. Sehingga, banyak fotografer yang mendirikan studio foto sebagai lahan bisnis. Namun, berbeda dengan studio foto pada umumnya, studio foto IFV (Image Favourite) yang terletak di dalam Mall Olympic Garden (MOG) lantai 2 SF 59 ini, mengkhususkan konsumen hanya pada anak-anak. Jadi, semua kostum dan properti pelengkap yang ada di dalam studio tersebut berhubungan dengan dunia anak.
Berdiri sejak tahun 2008, studio foto IFV pada awalnya berada di Mall Plasa Araya. Namun, karena pengunjung mall yang relatif sedikit, akhirnya pada tahun 2012 IFV pindah di MOG dengan tetap mengkhususkan segmentasi konsumennya pada anak-anak.
Pemilik studio foto, Fathur Rohman menuturkan studio foto khusus anak-anak sebenarnya bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan di kota Malang. Tetapi, karena banyaknya kesulitan yang dialami fotografer dalam memotret anak-anak, menjadikan bisnis foto dunia anak kurang berkembang.
“Memotret orang dewasa adalah hal biasa karena mudah diarahkan dan diinstruksi. Tapi, beda lagi ceritanya bila berurusan dengan fotografi bayi maupun anak. Untuk menjepret mereka, fotografer memerlukan keahlian tersendiri,” tuturnya.
Fathur mengatakan, kesulitan yang dialami oleh fotografer saat memotret anak-anak justru bukan dari masalah teknis pemotretannya tetapi dari masalah non teknisnya. Misalnya, saat diajak pose tiba-tiba anak berlari-larian atau takut ketika mereka melihat kamera dan lampu-lampu studio. “Jadi, pertama kita harus mencoba untuk menjadi temannya bukan menjadi orang yang lebih dewasa dari dia. Dia harus lihat kita itu temannya. Kita ajak kenalan dulu, kita dekati, beri sedikit perhatian, kita tanya tentang sesuatu yang mungkin dia suka. Kalau anak kecil itu sudah bisa lihat kita sebagai teman akan mudah diarahkan karena dia tak merasa canggung dengan keberadaan fotografer,” tuturnya.
Selain itu, properti pelengkap seperti mainan dan boneka sangat diperlukan untuk memfasilitasi dan menunjang kenyamanan anak ketika di foto. Background ruangan yang digunakan juga harus sesuai dengan dunia anak. Karena menurut Fathur, anak lebih nyaman dengan warna full colours dan bergambar daripada tembok polos dan warna gelap.(mg7/fia)