Investor Asing Masuk, IHSG Menguat

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menguat dan bertengger lagi di level psikologis 5.200. Pada penutupan perdagangan kemarin (21/1), IHSG naik 49,176 poin (0,95 persen) ke level 5.215,266 dan indeks LQ45 melesat 11,925 poin (1,34 persen) ke level 902,825.
Frekuensi transaksi perdagangan saham di pasar regular, kemarin, mencapai 234.176 kali dengan volume 5,206 miliar lembar saham atau Rp 6,26 triliun. Sebanyak 162 saham naik, 144 saham turun, dan selebihnya stagnan.
Saham-saham berhasil naik dengan nilai tertinggi (top gainers) antara lain, Merck (MERK) naik 9.000 ke level 154.000. Mayora Indah (MYOR) naik 1.800 ke level 23.800. Unilever (UNVR) naik 1.750 ke level 35.950. Indofood CBP (ICBP) naik 1.100 ke level 14.500.
Sebaliknya, saham-saham dengan penurunan nilai paling dalam (top losers) diantaranya Gudang Garam (GGRM) turun 2.975 ke level 53.035. Blue Bird (BIRD) turun 450 ke level 11.025. Elang Mahkota (EMTK) turun 350 ke level 7.800. Astra Agro (AALI) turun 325 ke level 24.175.
Tim Riset PT Mandiri Sekuritas mencatat investor asing mulai melakukan aksi beli dengan pembelian bersih Rp 70,72 miliar di pasar reguler. Ada delapan sektor menguat, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 2,64 persen dan sektor barang konsumsi menguat 2,36 persen.
“Dari Asia, mayoritas indeks saham menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Kospi di Korsel, 0,15 persen dan indeks Hang Seng di Hong Kong 1,68 persen, sedangkan indeks Nikkei225 di Jepang turun 0,49 persen,” terangnya.
Mayoritas indeks saham di Eropa justru terkoreksi sejak dibuka siang kemarin. Indeks DAX di Jerman turun, 0,33 persen dan CAC di Perancis terkoreksi, 0,27 persen. Namun indeks FTSE100 di Inggris naik, 0,64 persen.
“Di pasar valas, nilai tukar rupiah juga menguat signifikan, 95 poin (0,76 persen) ke Rp12.481 per dolar AS (USD) setelah bergerak di kisaran Rp12.469-Rp12.575 per USD,” tandasnya.(jpnn/ary)