Suguhkan Karpet dari Berbagai Negara

MALANG – Hingga akhir Februari nanti, warga Malang bisa membeli aneka macam karpet dengan harga murah. Pasalnya, Farah’s Oriental Rugs & Carpet yang ada di Jl. Letjend S. Parman itu memberikan diskon mulai 10 persen hingga 50 persen untuk semua koleksi karpet yang ada.
Marketing Farah’s Oriental Rugs & Carpet Purwanto mengatakan, karpet-karpet itu didatangkan langsung dari negara Turki, Mesir, Kasmir, Iran dan Pakistan sehingga harganya sesuai dengan kualitas bahan dan jahitan. Ia menjelaskan, diskon 10 persen spesial untuk karpet sajadah roll masjid dengan tinggi 120 cm dan panjang 6 m. harganya mulai Rp 2.5 juta dan 4.5 juta. Diskon tersebut diberikan untuk pembelian minimal 10 rol.
“Untuk karpet kualitas biasa, harganya murah karena jahitannya agak renggang dan bahannya sedikit kasar. Untuk kualitas tinggi, jahitannya lebih rapat dan bahannya halus, harganya juga lebih mahal,” tutur Purwanto pada Malang Post.
Sedangkan diskon 20 persen, Purwanto mengatakan, hanya untuk karpet hand made. Ada berbagai ukuran yang dipilih seperti 2x3 m seharga Rp 7.5 juta dan 4x6 m Rp 20 juta.
“Karpet hand made harganya memang relatif mahal karena diimpor langsung dari Kashmir dan Iran. Karpet ini biasanya digunakan sebagai alas barang-barang antik seperti guci,” lanjutnya.
Sementara diskon 40 persen diberikan untuk karpet yang dibuat menggunakan mesin. Karpet yang diimpor langsung dari Turki itu memiliki kualitas paling baik. Berbagai pilihan ukuran yang ada seperti 2x3 m dengan harga Rp 12.5 juta dan ukuran 4x6 seharga Rp 29 juta.
“Karpet dari Turki ini memiliki kualitas paling baik dibandingkan dengan karpet yang diimpor dari negara lain. Itu bisa dilihat dari jahitan dan bahannya,” ucap Purwanto.
Purwanto menambahkan, diskon 50 persen diberikan untuk karpet dengan kualitas standart. Ukuran yang bisa dipilih yaitu 80 x 150 cm seharga Rp 1.6 juta dan ukuran 4x6 m senilai Rp 29 juta. Ia mengungkapkan, untuk membedakan kualitas karpet, bisa dilihat dari bahan benang yang pakai, motif dan teknik jahitan yang digunakan.
“Karpet yang baik itu bisa dilihat dari benang yang dipakai. Kalau menggunakan polyester itu biasanya bikin panas. Beda jika menggunakan wol maka akan lebih halus saat disentuh dan tidak panas,” tambahnya.
Menurutnya, karpet yang bagus dilihat dari motifnya seperti jahitan motif yang tembus hingga sisi belakang dan jahitan sisi luar yang rapi. Ia juga mengatakan, ketika membeli karpet maka harus disesuaikan dengan fungsi, warna dan motif.
“Fungsi karpet di ruang tamu sebagai alas kursi akan berbeda dengan karpet yang digunakan untuk hiasan dinding. Pembeli harus memperhatikan fungsi karpet yang akan dibeli. Tentunya tak ketinggalan warna dan motif yang harus disesuaikan dengan kondisi dan cat ruangan,” pungkasnya. (mg5/fia)