Pengusaha dan Pengasuh Ponpes Mendaftar

Bursa Balon Bupati PDIP Kabupaten Malang
KEPANJEN- Hari pertama pendaftaran bakal calon (Balon) Bupati dan Balon Wakil Bupati DPC PDIP Kabupaten Malang, langsung mendapat respon positif. Sebanyak empat tokoh mengambil formulir pendaftaran, pada hari pertama kemarin. Rinciannya, dua orang dari tokoh masyarakat dan dua orang dari kader internal PDIP.
Dua orang tokoh masyarakat itu, H Anis Ansori dari Kota Malang dan Pengusaha Sucipto dari Desa Talok Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Sedangkan dua lainnya yakni Pengasuh Ponpes Babussalam Pagelaran Gus Thoriq bin Ziyad dan Haris Budi Kuncahyo dari Kota Malang.
“Yang mengambil formulir, diwakilkan orang suruhan. Semua yang mengambil formulir itu, mendaftarkan diri menjadi Balon Bupati,” ujar Ketua Panitia Pendaftaran Balon Cabub dan Cawabup PDIP Budi Kriswiyanto, kepada Malang Post kemarin sore.
Dijelaskannya, setelah mengambil formulir itu, selanjutnya mereka diwajibkan melengkapi seluruh persyaratan administrasi. Diantaranya mulai dari membayar uang pendaftaran senilai Rp 25 Juta, menyerahkan identitas diri dan ijazah terakhir. Seluruh persyaran yang telah ditetapkan itu, diserahkan paling lambat (19/2) mendatang. Untuk itu, dia menghimbau kepada pendaftar, supaya secepatnya melengkapi persyaratan.
“Bila tidak menyerahkan seluruh persyaratan yang ditentukan pada hari terakhir, maka secara otomatis dinyatakan tidak lolos,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Malang ini. Dia memprediksi, masih banyak lagi yang akan mendaftar sebagai Balon Bupati dan Balon Wakil Bupati dari partai tersebut.
Mengingat, waktu pendaftaran sangat panjang. Yakni dibuka mulai kemarin, hingga 19 Februari 2015 mendatang. “Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi kader partai dan masyarakat yang ingin mendaftarkan diri,” kata dia. Setelah melakukan pendaftaran, maka nama-anam dari para balon, akan diserahkan kepada DPP PDIP.
Kemudian, DPP PDIP yang akan memberikan rekomendasi nama-nama yang berhak untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yakni uji publik. “Biodata dari para pendaftar tersebut, tentunya menjadi pertimbangan DPP PDIP. Selain itu, visi-misi, penyampaian program dan anggaran yang disampaikan pendaftar, menjadi poin sendiri,” cetusnya.
Dari nama-nama Balon Bupati yang dilansir itu, terdapat satu nama yang menarik perhatian. Yakni Gus Thoriq bin Ziyad dari Pagelaran. Dia adalah pengasuh Ponpes Babussalam Desa Banjarejo Pagelaran. Selain itu, Gus Thoriq bin Ziyad merupakan tokoh yang mencetuskan Hari Santri Nasional.(big/ary)