Souvenir Keramik Jadi Buruan Konsumen Luar Kota

MALANG – Tingkat penjualan Kampung Souvenir Keramik di Lowokwaru Malang pada bulan ini meningkat 40 persen dari bulan kemarin. Tercatat banyak konsumen memesan souvenir dalam waktu seminggu ini.
Owner Ragil Keramik, Nurul Sukriawati menuturkan, bulan ini, banyak pesanan yang diterima hingga meningkat sekitar 40 persen dari bulan lalu. Kondisi ini cukup bagus mengingat di bulan sebelumnya, peningkatan yang terjadi hanya sekitar 20 persen.
“Sudah dua minggu ini, banyak pesanan barang khususnya konsumen dari luar kota seperti Surabaya, Sidoarjo, ada juga dari luar pulau seperti Kalimantan dan Bali,” ungkapnya.
Dia mengatakan, barang yang dijual ada beberapa jenis souvenir, seperti gelas kaca keramik, boneka gypsum, guci air, dan pigura mahar. “Sebelum membeli, konsumen memang harus memesan terlebih dahulu jenis souvenir yang akan dibeli,” tambah perempuan asal Sidoarjo ini.
Nurul menjelaskan, konsumen bisa memesan dengan berbagai jenis souvenir tergantung dengan keinginan dan kebutuhannya. Sedangkan pengiriman barang kurang lebih satu minggu. Untuk harga sangat terjangkau sesuai dari bahan dan tingkat kesulitannya.
“Seperti bahan viber mulai Rp 5000 dan gypsum Rp 3000. Gelas kaca dibandrol mulai Rp 2.500 harga tersebut belum termasuk kemasan,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, kebanyakan souvenir untuk acara pernikahan dan teman kantor. Seperti, pigura mahar yang dijual dengan harga mulai Rp 400 ribu. Dengan harga yang cukup mahal sesuai dengan ukuran frame dan tingkat kesulitan pengerjaan.
“Saya berharap konsumen merasa puas dengan produk yang kami jual setelah konsumen menerima barang pesanan,” tutur perempuan berhijab ini.
Nurul sapaan akrabnya menambahkan, dalam bulan ini pendapatan keseluruhan berkisar Rp 8 juta. Peningkatan paling melonjak berasal dari pesanan luar kota. “Kalau konsumen ingin membeli dan memesan produk barang, bisa langsung datang kesini atau pesan melalui paket barang. Semoga penjualan bulan berikutnya terus bertambah,” harapnya. (mg12/udi/fia)