OTA Bantu Jaga Okupansi Swiss-Belinn Hotel

MALANG - Triwulan pertama 2015 diprediksi akan menjadi masa paceklik bisnis perhotelan di Malang. Data terakhir sepanjang Februari, okupansi (tingkat isian kamar) hotel di Malang rata-rata hanya sekitar 35 persen. Minimnya kegiatan meeting korporat dan selesainya periode liburan membuat bisnis hotel memasuki low seasoncrelatif lama.
Public Relation Swiss-Belinn Malang, Ires Mariska, menjelaskan, saat ini tingkat isian hotel yang berdekatan dengan MX Mall tersebut hanya berada dikisaran 20-30 persen saat weekday, kondisi ini tertolong dengan meningkatnya kedatangan wisatawan saat weekend.
"Di Jumat, Sabtu, Minggu, ada peningkatan okupansi. Masih bisa mencapai 100 persen," jelas Ires kepada Malang Post.
Ia menambahkan, keberadaan Online Travel Agent (OTA) memberikan dampak positif yang cukup besar untuk menjaga okupansi kamar. Dari total keterisian kamar saat ini, 70 persen berasal dari OTA.
“Sisanya walk in dan travel agent. Saat low season seperti ini, keberadaan OTA sangat menguntungkan,” kata dia.
Ires menuturkan, okupansi kamar yang rendah juga sejajar degan permintaan MICE yang turun. Permintaan meeting room dari kalangan korporat masih rendah. Selain dipicu oleh kebijakan pemerintah yang melarang government menggelar meeting di luar kota, juga didorong oleh belum turunnya anggaran kerja 2015.
“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, Tiga bulan pertama memang kondisi sepi, namun kami optimis memasuki triwulan kedua sudah mulai membaik untuk permintaan MICE, karena anggaran-anggaran 2015 sudah mulai berjalan,” jelas Ires.
Untuk mengatrol okupansi di triwulan pertama 2015, Ires mengatakan Swiss-Belinn menggelar kegiatan-kegiatan bertemakan Valentine dan Imlek. Salah satu event yang sudah dilaksanakan adalah donor darah dan cek kesehatan gratis pada Sabtu (14/2) lalu.
“Perayaan Valentine dimanfaatkan untuk berbagi melalui kegiatan donor darah. Ada sekitar 80 partisipan,” ungkap dia.
Donor darah tersebut menurut Ires adalah bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Swiss-belinn. Ia menambahkan, program CSR sejatinya dilaksanakan tiap bulan. Di Desember lalu, hotel tersebut menggelar kelas insipirasi dengan mengundang anak-anak tingkat sekolah dasar.
“Kita nggak menggelar sendiri, melainkan bersama organisasi maupun instansi lain. Seperti donor darah dan cek kesehatan gratis hari ini (Sabtu,14/2) kerja bareng dengan Dexamedica,” imbuhnya.
Perempuan berkulit putih ini menambahkan, di tahun ini, Swiss-Belinn akan melakukan ekspansi meeting room dengan memanfaatkan ruang di MX mall yang berada di lantai tiga. Meeting room baru tersebut rencananya memiliki kapasits sebanyak 1000 pax dengan penataan teater.
“Ruang meeting room yang ada saat ini okupansinya tinggi. Namun kapasititasnya tidak banyak. Ada tiga room yang jika digabung, kapasitasnya mencapai 500 pax untk model teater,” urai dia.
Jika tidak ada aral melintang, ekspansi meeting room tersebut akan dilakukan di tahun ini dan akan direalisasikan tahun depan.(fia)