Dress Wedges Makin Ngehits

MALANG – Tren busana mulai bergeser dari penggunaan kain berbahan jersey (spandek) dan sifon menuju ke fashion dengan bahan wedges, kain tebal dengan bentuk seperti beludru. Hal ini bisa dibuktikan dengan minat aneka koleksi fashion wedges yang meningkat, terutama di kalangan anak muda.
Owner Lia Collection, Lia Indrawati mengungkapkan, awal tahun ini yang sedang laris yakni koleksi fashion wedges. Mulai dari long dress, dress atau bawahan hingga blazer sebagai atasan. “Fashion wedges mulai ramai, koleksinya paling laku saat ini,” ungkapnya.
Menurut dia, medio Februari ini malah semakin memuncak. Fashion wedges yang dijualnya mencapai 18 pieces per hari untuk dua butiknya, di Matos dan MOG. “Bisa terjual antara 15-18 pieces per hari sepanjang bulan ini. Makanya, wedges sedang digemari,” beber dia kepada Malang Post.
Lia menyampaikan, hampir sama dengan sepatu wedges yang menonjolkan tampilan tebal, maka dress wedges pun memiliki bahan yang tebal. Koleksi ini berlaku untuk segala model fashion wedges. Sehingga, siapapun yang menggunakannya akan tampak lebih tebal seperti mengenakan jaket.
“Mungkin karena musim hujan juga. Fashion wedges ini terasa hangat ketika dikenakan di badan. Makanya, anak muda baik mereka yang berhijab maupun tidak, gampang tergoda dengan koleksi baru ini,” papar dia panjang lebar.
Dia menjelaskan, dengan dress wedges pun, Anda yang ingin tampil syar’i tinggal memadukannya dengan hijab. Pilihan dress menyesuaikan, ada yang memiliki corak atau motif ramai seperti bunga-bunga, ada pula yang simpel dengan motif polkadot.
Lia menuturkan, harga dari koleksi dress wedgesnya dimulai dari Rp 150 ribu sampai dengan Rp 300 ribuan. Berlaku untuk blouse, dress, long dress maupun blazer.
Menurut pengakuan dia, tidak hanya di Malang, fashion ini juga laris manis. Ketika Lia Collection mengikuti di Grand City Mall Surabaya beberapa waktu lalu, koleksi ini paling dipilih konsumen. “Dalam sehari bisa menjual 15 pieces dengan berbagai model. Surabaya ramai, Malang ternyata juga ramai,” imbuhnya. (ley/fia)