Batik Syahdu Andalkan Warna Kalem

MALANG – Beberapa kota di Jawa Tengah terkenal sebagai daerah yang memiliki produksi batik yang berkualitas dan digandrungi oleh masyarakat . Tak terkecuali Pekalongan, yang menjadi jujukan pecinta batik untuk berburu kain khas Indonesia. Batik berbagai motif muncul dari perajin di sana, termasuk dari Batik Cahkra 9 yang memiliki ciri khas tersendiri untuk menarik penggemar batik dengan nama koleksi Batik Syahdu.
Pemilik Batik Cahkra 9, Moh. Syakir dalam pameran di Mall Olympic Garden menyampaikan, batik produksinya memiliki ciri khas berwarna soft. Misalnya warna ungu muda, merah muda, kuning hingga biru muda.
“Batik Syahdu mengandalkan koleksi warna yang kalem. Berbeda dengan kebanyakan batik yang berwarna gelap atau dengan warna cerah,” ujar Syakir.
Dia menerangkan, hampir sama dengan namanya, batik itu membuat siapapun yang memakainya terlihat anggun dan elegan. Apalagi, bila dipadukan dengan model dan motif yang pas, maka koleksi batik printing itu akan semakin terlihat mahal. Padahal, harganya sangat ramah di kantong mulai dari Rp 70 ribu per pieces.
“Harga koleksi kami sangat terjangkau. Untuk blouse dan kemeja, harga mulai dari Rp 80 ribuan. Sementara untuk kain batik berukuran 200 cm x 110 cm harganya mulai dari Rp 70 ribu,” beber dia kepada Malang Post.
Pria ramah ini menuturkan, koleksi fashion batik Syahdunya beragam. Misalnya blazer, blouse, kemeja, bolero hingga long dress. Tak pelak, dia memastikan bila pengunjung mall yang tengah mendatangi stand dengan mudah tergoda untuk membeli Batik Syahdu.
Sementara itu, untuk motif dari batik tersebut, sama halnya dengan kebanyakan batik dari Pekalongan. Seperti motif garutan, motif encim, tunik, rang-rang dan motif kawung. Paling laris, motif garutan yang menampilkan garis halus pada kain batik tersebut.
“Sebenarnya, untuk minat akan motif hampir sama besar. Namun akhir-akhir ini produksi motif garutan sedang kami tonjolkan di awal tahun,” imbuh Syakir. (ley/fia)