Penjualan Karpet Meningkat

MALANG – Konsumen Malang semakin terpacu berburu permadani akhir-akhir ini. Sebut saja Nobel Carpet di Jalan Pasar Besar Malang  mengalami peningkatan 20 persen terhitung akhir Februari lalu jika dibanding sebulan sebelumnya. Konsumen memburu permadani dengan motif dan kualitas impor.
Sales Nobel Carpet, Rahma Ayu mengatakan, penjualan meningkat karena adanya karpet permadani dengan kualitas bahan impor dengan motif ala India. Sehingga, konsumen banyak yang tertarik akan karpet ini.
Dia menguraikan, meningkatnya penjualan disebabkan oleh kebutuhan keluarga akan rumah baru ditempati. Selain itu, banyaknya acara keluarga yang digelar di rumah sehingga memakai karpet sebagai alasnya.
“Memang karpet permadani banyak motif dan corak ragamnya. Selain itu warna dari permadani sangat indah dipandang mata. Bahan dari karpet permadani bermacam - macam seperti wol dan polypropylene,” ungkap Rahma.
Dia menerangkan, karpet permadani dibanderol mulai harga Rp 250 ribu sampai Rp 2 jutaan. Harganya memang mahal sepadan dengan kualitas bahan yang dipakai. Jadi, konsumen membeli karpet sesuai kebutuhan dan kegunaanya.
Selain itu, sehingga memiliki keunggulan dengan pilihan banyak motif yang modern. Untuk karpet permadani juga mempunyai keunggulan dari bahannya lebih kuat dan tahan lama sehingga mahal hargannya.
“Memang harga karpet permadani sangat mahal dan barangnya langsung impor dari India. Jadi, kualitas harga sangat seimbang dengan barangnya. Permadani sangat cocok dipakai di ruang tamu, hiasan dinding atau di kamar pribadi,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, karpet permadani mempunyai keunggulan kualitas yang awet dan ketahan bahannya sehingga banyak orang mencarinya. Untuk harganya sangat bervariasi tergantung panjang dan motifnya.
“Iya, sangat bagus karpet ini, sehingga harganya yang cukup mahal tapi berbanding dengan kualitasnya dengan motif life time sehingga tidak perlu kuatir akan ketinggalan zaman,” pungkasnya.(mg12/feb)