Adu Sektor Lain Stabilkan Bisnis di Masa Low Season

MALANG - Bisnis perhotelan di Kota Malang masih belum lepas dari masa low season pada medioa Februari lalu. Hal ini dibuktikan dengan tingkat okupansi hunian yang masih rendah dan memaksa hotel memaksimalkan sektor lain untuk kestabilan bisnisnya.
Sales Manager Santika Premier Hotel Malang, Panji Teguh mengatakan, low season masih berlaku di bulan ini. Belum ada peningkatan okupansi, yang sempat diharapkan di bulan Februari lalu.
"Dua bulan pertama tahun 2015 masih low season. Februari lalu, okupansi kami hanya 70 persen," ujarnya.
Menurut dia, angka tersebut relatif sama dengan medio Januari lalu. Masa Imlek yang sempat diharap mengangkat keterisian kamar, masih tidak terlalu membawa pengaruh pada peningkatan okupansi.
"Mungkin di bulan Maret ini mulai ada peningkatan, meskipun tipis," tambah Panji.
Tak pelak, kondisi ini memaksa hotel memaksimalkan potensi bisnis lain. Di Santika misalnya, mengandalkan sisi food and beverages. Caranya, dengan upgrade menu untuk menggoda tamu lokal menikmati sajian istimewa dari hotel.
Hampir senada, Marketing Communication Manager Best Bestern OJ Hotel Malang, Ledya Shelfy mengatakan okupansi yang digapai sebesar 65 persen. Angka ini, masih di bawah target average sepanjang tahun 2015 ini di kisaran 70 persen.
Menurutnya, masa low season pun memaksa hotel membuka beberapa sektor bisnis. "Kami memaksimalkan F and B, ada dua penawaran sektor ini di bulan Maret," ujarnya.
Menurut dia, hotel di Jalan Dr Cipto ini memiliki dua paket F and B, yakni Executive Lunch untuk makan siang dengan harga hemat, serta Barbeque Package untuk menunjang kegemaran anak muda kongkow.
Sementara, Marcom Manager Harris Hotel and Convention, Nicky Olivia mengakui jika okupansi juga masih rendah. Untuk kestabilan pendapatan hotel, sektor wedding dimaksimalkan. "Kami memang sudah siap untuk low season dan tertolong wedding package," terangnya.
Harris Hotel tercatat sepanjang Januari dan Februari lalu menggelar lebih dari delapan kali even wedding. "Revenue F and B terangkat di sini, untuk menutup low season tingkat hunian," tambahnya.
Menurutnya, event wedding masih berlanjut di medio Maret ini dan kemungkinan akan berakhir di bulan April ketika sudah memasuki masa liburan sekolah. (ley/jon)