Bergairah, Sales Otomotif Mulai Naik

MALANG – Pasar otomotif di Malang secara perlahan mulai meninggalkan masa lesu awal tahun. Medio Februari lalu, beberapa diler mobil di Kota Malang mengalami peningkatan penjualan, meskipun tipis di bawah 20 persen.
Sales Head Nissan Malang Dani Widodo menyampaikan, tren penjualan otomotif mulai naik sejak pertengahan Februari. “Di awal Februari, masih belum terlalu terlihat akan terjadi peningkatan. Sebab, dua minggu pertama jualan masih tidak terlalu ramai,” ujarnya.
Menurut dia, begitu memasuki pekan ketiga, minat masyarakat mulai muncul. Hasilnya, diler Nissan mampu menjual sebanyak 80 unit mobil sepanjang bulan yang bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Imlek tersebut. Angka itu pun mengerek penjualan sekitar 15 persen dan disambut antusias untuk menyambut bulan berikutnya.
“Beruntung masa sepinya tidak berlangsung lama. Semoga di bulan ini lebih meningkat lagi, sesuai dengan target bulanan kami di angka 90 unit per bulan,” papar Dani kepada Malang Post.
Pria berkacamata ini menerangkan, bulan lalu All New Grand Livina masih menjadi backbone penjualan Nissan. Sekitar 70 persen penjualan dari mobil tipe multi purpose vehicle (MPV), 20 persen dari tipe Nissan March dan sisanya dari tipe lain seperti Xtrail dan Serena.
Dani optimis, Maret ini penjualan akan mengalami peningkatan kembali minimal 10 persen. Menurutnya, salah satu faktor penunjangnya yakni hari aktif kerja yang lebih banyak ketimbang bulan sebelumnya. Bila Februari lalu hanya sekitar 22 hari saja, maka bulan ini bisa memaksimalkan 26 hari kerja untuk menawarkan produknya.
“Waktu kerja lebih banyak sehingga pasti berpengaruh pada penjualan. Begitu pula di bulan ini kami ditunjang tiga kali event pameran di mall,” urai dia panjang lebar.
Terpisah, Sales Manager Honda Mandalasena Malang Daniel Devis menyebutkan, pertumbuhan sales Februari lalu relatif ada, namun sedikit. Dia mengakui, Januari lalu penjualan mobil di diler yang berada di Jalan Letjend Sutoyo ini sebanyak 130 unit. Sementara, di bulan berikutnya meskipun hari efektif kerja berkurang, penjualan bertambah.
“Februari lalu kami berhasil menjual 140 unit. Peningkatannya tipis sekali, sekitar 5 persen,” sebutnya.
Daniel mengakui, Honda Mobilio memberikan sumbangsih tertinggi untuk penjualan Honda di awal tahun. Mobil yang mulai dijual tahun 2014 lalu itu mampu menyumbang 45 persen total penjualan Februari. Sisanya, diikuti Brio Satya, All New Honda Jazz dan CRV. “Sementara untuk HR-V masih belum terlalu, namun sudah lumayan penjualannya,” paparnya.
Hampir senada, Branch Manager Chevrolet Malang, Arif Cahyono mengakui awal tahun ini lesu, namun sudah mulai terlihat peningkatan. Menurut dia, Chevrolet berhasil menjual 27 unit mobil medio Februari lalu, meningkat tipis dari bulan sebelumnya sebanyak 26 unit. “Angka penjualan kami memang kecil. Target di tahun ini pun average 30 unit per bulan,” sebut pria yang akrab disapa Cahyo ini.
Tipe MPV juga masih menjadi andalan bagi Chevrolet. Seri Spin menyumbang 80 persen penjualan, atau sebanyak 20 unit dari mobil berkapasitas 7 penumpang tersebut. (ley/han)