Boneka Lucu Berbahan Kaos Kaki

MALANG - Usaha boneka unik berbahan kaos kaki cukup menjanjikan, karena semakin banyak peminatnya. Produsen pun memanfaatkan momentum acara wisuda, perayaan Valentine, ulang tahun kemerdekaan Indonesia, bahkan sebagai maskot di salah satu sudut Kota Malang, sebagai strategi pemasaran. Selama ini bahan polyester hanya digunakan untuk bahan membuat baju dan kaos kaki, tapi Sri Kurnia Mahiruni dapat menyulapnya menjadi souvenir cantik dan lucu. Ia bisa membuat boneka tersebut setelah melakukan trial dan error selama dua bulan. Setelah ia mendapat inspirasi dari teman yang mengirimkan hasil boneka berbahan kaos kaki berbentuk binatang. Dari bahan kaos kaki inilah, tercipta pembuatan souvenir boneka, yang dilabeli Dafayu Sock Cute. Dafayu diambil dari nama kedua anak Nia, sapaan akrab perajin boneka ini, yaitu Dafa dan Dayu. Menurut Nia, proses pembuatan boneka Dafayu Sock Cute tidak terlalu rumit, bahan kaos kaki dipadu padankan dengan flannel dan benang, kemudian dijahit dengan ketelatenan dan kereativitas. Sedangkan saat pembuatan boneka menjadi berkarakter, dilihat dari pakaian yang dikenakan serta penamaan boneka. Ia sudah membuat aneka bentuk boneka, ada boneka keluarga, boneka maskot, boneka gantungan kunci hingga monster. “Selanjutnya, bahan dimasukkan ke dalam kain kaos kaki dan dijahit menurut bentuk yang diinginkan. Sekitar dua jam lah untuk satu boneka,” ujar perempuan yang mendapatkan bahan baku dari Bandung. Nia membandrol boneka-bonekanya mulai harga Rp 15 ribu hingga Rp 200 ribu. Saat ini ia bisa menjual 300 kunci boneka dan 50 boneka maskot setiap bulan. “Sebenarnya tidak membatasi jumlah produksi, selama bahan masih ada dan permintaan pasar,” ujarnya. Boneka-boneka hasil karyanya dipasarkan di berbagai daerah, seperti Lampung, Sulawesi, Makassar, Bali bahkan Jakarta. Rencananya, Nia akan membaut boneka dongeng yang sekaligus menjadikan tokoh-tokoh bonekanya di buku cerita anak-anak. (mgc/han)