Harga Melejit, Permintaan Daging Tetap Tinggi


DIBURU : Harga daging yang melonjak masih menjadi buruan masyarakat. (IPUNK PURWANTO/MALANG POST)

MALANG – Menjelang Lebaran, harga daging di pasaran mengalami pelonjakan. Berdasarkan data yang didapat Malang Post, harga daging per kilogramnya mulai dari Rp 120.000 sampai dengan Rp 133.000.
Meski begitu, masih banyak masyarakat yang memburu daging ini dan rela mengantre. Alasannya, mereka hendak membuat olahan istimewa untuk sanak saudara yang datang di hari kemenangan esok.
Pemilik Bu Kaji Klojen Daging dan Bumbu, Andi Arifudin mengatakan, sejak awal Ramadan hingga H-2 kemarin permintaan daging dari customer terus mengalami pelonjakan hingga 300 persen.
Bahkan, dalam satu hari ia bisa menghabiskan tidak kurang dari tiga sampai dengan lima kuintal daging segar. Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang luar biasa, karena normalnya daging yang dihabiskan dalam satu hari berkisar antara 130 kilogram sampai dengan 150 kilogram.
“Tapi kalau dibandingkan dengan tahun lalu menurun ya, tahun 2015 bisa menghabiskan sampai enam kwintal,” katanya. Pria berkacamata ini menyebutkan, peningkatan diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga H-1 Lebaran (hari ini).
Oleh sebab itu, ia memilih menambah stok yang lebih banyak, tapi jumlahnya memang sengaja ditekan. Sebab, customer saat ini kebanyakan lebih memilih daging kualitas bagus dengan harga mahal dibanding harus menikmati daging yang kualitasnya rendah.
“Kalau daging kualitas rawon dan lain sebagainya menurun permintaannya,” jelas Andi. Menurutnya, sejak H-3 lebaran kemarin, harga daging memang mengalami peningkatan. Jika sebelumnya Rp 115.000, kini sudah menyentuh Rp 120.000.
Sementara untuk kualitas super atau daging khas dalam dijual Rp 133.000.  “Setelah Lebaran nanti harganya akan kembali normal,” terang Andi. Hal serupa juga disampaikan penjual daging sapi Pasar Klojen, Siti.
“Hari-hari seperti sekarang ini banyak pedagang yang tidak beroperasi,” tambah perempuan berkerudung ini. Tapi meski begitu, pelanggan pun masih berdatangan dan membeli daging untuk persiapan Lebaran. (pit/mar)