Harga Sebanding dengan Kenyamanan

MALANG – Banyak yang beranggapan, memiliki mobil buatan Jerman, BMW, akan menguras isi dompet. Mulai dari harga pembelian yang cenderung lebih tinggi dan dianggap sebagai mobil premium, hingga spare part yang susah didapatkan kecuali di kota besar. Namun, hal tersebut sejatinya tidak berlaku jika pengguna BMW mengenal komunitas yang tepat dan juga auto detailing premium car, yang ternyata juga tersedia di Malang. “Beberapa orang mungkin berpikiran, memilih mobil yang gampang didapatkan di pasaran saja, sebab perawatannya lebih mudah. Padahal, tidak selalu seperti itu,“ ungkap Owner Nagoya Auto Detailing Malang, Komang Agoes Adhi. Menurut dia, mobil mahal tidak selalu membutuhkan biaya mahal dalam hal perawatan. Misalnya suatu saat harus mengganti spare part, bahkan dia merasa secara harga bisa lebih murah dibandingkan dengan otomotif merk lain. “Hanya butuh membuka diri saja, jika kita banyak pengetahuan dan kenalan, pasti merasa nyaman dengan mobil BMW,“ beber dia kepada Malang Post. Menurutnya, hal seperti itu mesti diketahui masyarakat. Sehingga, tidak perlu khawatir dengan stigma lawas yang justru menghalangi untuk memilih mobil nyaman dan aman. “Untuk harga jual, memang lebih mahal. Tetapi dengan kenyamanan yang ditawarkan, sepertinya sebanding dengan harga,“ urai dia. Komang mencontohkan, kenyamanan bisa didapatkan dari rasa kemudi yang akan diberikan pada pengendara. Selain itu, sisi safety dijamin pula nomor satu dengan durasi daya tahan mobil yang lebih lama. “Bukan berarti saya mempromosikan BMW. Namun, sebagai pengguna, itu yang saya dapatkan. Termasuk yang saya sampaikan pada customer, ketika mereka melakukan permak pada mobilnya di auto detailing Nagoya,“ tambahnya. Dia sudah berganti BMW sampai beberapa kali. Terakhir, dia memilih seri E46 keluaran 2001 yang terus mendapatkan sentuhan modifikasi olehnya. “Tetapi, pemilik mobil seperti ini pasti mengikuti perkembangan sales atau keluaran terbarunya. Sekarang, XI dan X3 hingga seri M laris di pasaran,“ tuturnya. Menurutnya, BMW juga sering memiliki program menarik. Biasanya, akan meluncur setelah menelurkan seri terbaru dan ditampilkan dalam pameran, baik yang dilakukan di luar negeri atau di Indonesia. “Di Malang misalnya, memang tidak ada diler dari BMW. Namun, marketing dari BMW siap datang menjemput customer, selain beberapa kali membuka pameran di pusat perbelanjaan,“ bebernya. Seperti saat ini, BMW memiliki program pembelian dengan model pembayaran cicilan di belakang. Sesuai dengan program Gaikindo Indonesia International Auto Show, yang berlaku pada model BMW 3 Series, Active Tourer dan Gran Tourer. Program ini membuat customer bisa melakukan pembelian, namun membayar cicilan di 2017 mendatang. Sementara itu, untuk area Malang Raya, pecinta mobil BMW yang tergabung dalam komunitas BMW Car Clubs Indonesia Chapter Malang mencapai 40 orang. Anggota komunitas ini seringkali berbagi informasi, mengenai perawatan hingga keluaran mobil teranyar. Salah satunya, Hari Subagyo, yang sudah 10 tahun memiliki mobil BMW E-30. Dia mengakui, tidak kesulitan untuk merawat otomotifnya, karena bisa saling berbagi informasi dengan rekan-rekannya. “Hanya butuh telaten berkomunikasi. Seperti dengan anggota komunitas atau mereka yang aktif berbisnis dengan mobil mewah,“ papar dia.(ley/han)