Holland Bakery Pastikan Kantongi Sertifikat Halal


MALANG – PT Mustika Citra Rasa memberikan statemen resmi terkait isu dugaan pemakaian bahan haram untuk produk Holland Bakery. Lewat sambungan telepon ke kantor Malang Post Jalan raya Sawojajar ruko WoW cluster Apple nomor 1-9, General Affair Public Relation Senior Manager PT Mustika Citra Rasa, Petrus Jerry Adinata, memastikan produk Holland Bakery, halal.
“Seluruh bahan baku dan fasilitas produksi beserta peralatan pendukungnya yang kami gunakan di seluruh cabang, bebas dari unsur babi dan turunannya,” kata Jerry, sore kemarin. Dia menjelaskan bahwa tuduhan penggunaan unsur babi yang viral di media sosial, adalah salah dan merupakan pesan yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Jerry melanjutkan, sejatinya Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah menyetujui penggunaan bahan baku dari Holland Bakery. Seluruh produk Holland Bakery, memakai bahan yang tertuang dalam daftar bahan baku halal dari LPPOM MUI.
“Seluruh bahan baku yang kami gunakan untuk produksi roti di seluruh cabang adalah bahan baku yang telah mendapat persetujuan penggunaan dari LPPOM MUI. Bahan baku yang dipakai Holland Bakery tertuang dalam daftar bahan baku halal,” kata Jerry.
Terkait penggunaan bahan baku beralkohol, dia menyebut bahwa resep otentik dari Holland Bakery memang memakai rum. Namun, ruangan fasilitas dan peralatan produksi kue Blackforrest dan Tiramisu yang mengandung rum, berada terpisah dari produk lain. Menurut Jerry, rum dipakai sesuai dengan resep asli dalam membuat Blackforrest serta Tiramisu. Meski demikian, Holland Bakery telah menemukan formula bahan pengganti rum.
“Kami telah temukan formula bahan pengganti rum yang bersertifikat halal dan sudah di tahap akhir pengembangan produk. Dalam waktu dekat akan segera diaplikasikan untuk seluruh produk Holland Bakery,” tambahnya. Dia pun merinci beberapa jenis sertifikat halal yang dimiliki oleh Holland Bakery.
Sertifikat halal 17200014541014 diterbitkan LPPOM MUI Banten dengan masa berlaku sampai 29 Oktober 2016 untuk unit produksi di Jalan Raya Serpong, Tangerang. Sertifikat halal 04200019650615 diterbitkan LPPOM MUI Kepulauan Riau berlaku sampai 26 Juni 2017, untuk unit produksi di Jalan Engku Putri Batam Center, Batam.
Lalu, sertifikat halal 05200010041015 diterbitkan LPPOM Provinsi Riau berlaku hingga 23 Oktober 2017, untuk unit produksi di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Terakhir, sertifikat halal 00200077670616 dari LPPOM MUI pusat berlaku sampai 21 Juni 2018, untuk seluruh produk suplai kepada PT Aerofood ACS, dengan pusat produksi Jalan Karang Bolong Raya, Ancol Jakarta.
“Kami terus proses sertifikasi halal secara nasional lewat LPPOM MUI pusat dengan nomor registrasi 15547. Kami pastikan, produksi di 300 outlet dan 22 cabang di seluruh Indonesia, memakai standar fasilitas, produksi dan bahan baku sama dengan di cabang bersertifikat MUI,” tutup Jerry.(fin/aim)