Jual Hewan Kurban Sesuai Syariat


Malang - Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban bagi Aditya Muslim al Ikhsan adalah waktu yang sangat dinantikan setiap tahunnya. Pemilik usaha Rumah Qurban ini mencoba untuk mengembangkan bisnis jual  sapi, kambing dan domba. Lokasinya di jalan Raya Ngijo Kepuharjo Depan Balitas – Karangploso kabupaten Malang. Tahun ini merupakan tahun kedua sejak berdirinya Rumah Qurban di Malang.
Kepada Malang Post, Aditya mengatakan hewan kurban yang dijual olehnya bermacam-macam jenis. Untuk jenis sapi yang dijualnya ada 2 yakni, sapi lokal dan sapi pedaging. Sapi lokal di outlet miliknya dijual dari kisaran harga muali dari 14,5 juta sampai 26 juta sedangkan untuk sapi pedaging dijual mulai dari harga 27 juta.
Menurut pasli Bogor ini, sapi terbesar yang ada di gerai miliknya mencapai berat sampai dengan 1,5 ton. Sedangkan untuk kambing Ia menjual dari jenis kambing jawa atau biasa disebut kambing kacang, kambing etawa asli dan peranakan etawa. Adit membagi kambing-kambing yang dijualkan berdasarkan kelasnya dan membaginya atas 5 kelas yakni A, B, C, D, E dan S. Kambing S dikatakannya sebagai kelas yang paling istimewa karena memiliki bobot diatas 41 kg. Kambing yang dijualnya mulai dari harga 1,6 juta.
Ia menjelasakan semua hewan kurban yang dijualnya telah memenuhi syariat Islam. “Saya tidak menjual hewan kurban secara sembarang. Hewan kurban yang akan masuk otlet akan dikarantina terlebih dahulu. Diproses karantina tersebut hewan kurban akan diberi vitamin, diperiksa kesehatannya, diberi obat tetes mata dan obat cacing. Terakhir ditimbang beratnya. Semua itu saya lakukan agar hewan kurban yang saya memenuhi syariat Islam,” jelas lulusan Universitas Brawijaya Malang ini.
Rumah Qurban selain menjual berbagai jenis hewan kurban juga melayani jasa penyembelihan, pengkulitan sampai dengan pemisahan daging dan jerohan. Bisnis jasa itu diakuinya dilatarbelakangi karena banyaknya pembeli yang datang ke outletnya menanyakan akan adanya jasa penyembelihan kambing. Untuk pengelolaan daging dan pendistribusiannya Rumah Qurban menyerahkannya pada pihak si pembeli atau pemakai jasa. Untuk jasa penyembelihan kambing dipatok dari harga 50 ribu, sedangkan pada hewan sapi dikenakan biaya 400 ribu untuk sapi yang beratnya sampai dengan 400 kg dan 500 ribu untuk sapi yang beratnya di atas 400 kg.
Aditya berharap Rumah Qurban miliknya dapat berkembang dengan mencakup usaha dari hulu ke hilir. “ Saya berharap Rumah Qurban dapat berkembang mulai dari seleksi bibit hewan kurban, pembibitan, pemeliharaan, peningkatan kualitas baik dari segi berat dan kesehatan hewan kurban, proses produksi, hingga akhirnya sampai ke tangan konsumen” tutupnya. (mp2/bua)