Makin Kece dengan Koleksi Batik Sarinah


SESUAI PILIHAN : Sarinah Departement Store menyediakan aneka koleksi sesuai dengan pilihan konsumen. (Pipit Anggraeni/Malang Post)

MALANG – Dalam setiap kesempatan, kaum hawa pasti selalu ingin tampil fresh dan kekinian. Tapi sayangnya, mereka terkadang harus berbenturan dengan fashion style yang sama sekali tidak mereka inginkan, tapi wajib dikenakan. Terutama ketika menghadiri acara formal. Melihat peluang itu, berbagai pelaku industri fashion pun mengakalinya dengan menghadirkan beragam mode yang lebih kekinian, salah satunya Sarinah Department Store.
Marcom Sarinah, Febi Damayanti menyebutkan, salah satu aksen penting yang selalu dibutuhkan dalam menghadiri acara formal maupun non formal adalah batik. Sekarang ini, meskipun tren batik tengah banyak digandrungi, tapi tidak sedikit pula customer yang merasa ingin dengan hal-hal baru.
“Kebutuhan customer itu sangat kompleks, dan kita pun harus pintar-pintar dalam memenuhi kebutuhan mereka,” beber Febi kepada Malang Post, kemarin.
Perempuan berkacamata ini menyebutkan, selain menyediakan berbagai macam batik dengan mode dan gaya yang lebih formal, pihaknya juga tidak lupa menyuguhkan banyak koleksi dengan desain yang lebih trendi. Sebab, customer yang datang bukan hanya dari kalangan ibu-ibu, tapi juga anak muda yang tentunya memiliki selera berbeda dalam berbusana.
Meski demikian, kualitas dari setiap koleksi pun masih tetap diperhatikan. Beragam corak, motif, hingga jenis kain pun selalu diperhatikan. Sehingga, pelanggan tidak hanya akan merasa puas tapi akan kembali lagi ketika tengah membutuhkan koleksi yang sama. “Itu sebabnya kami memiliki banyak pelanggan yang selalu datang kembali, apalagi kami juga terus menghadirkan banyak koleksi yang selalu diupdate setiap saat, jadi mereka nggak bosen,” terangnya.
Menurutnya, selain menghadirkan koleksi siap pakai, Sarinah juga menyuguhkan banyak kain batik. Kain tersebut tidak jarang menjadi jujukan pilihan para customer, utamanya mereka yang ingin menjahit dengan desain yang diinginkan. Harga yang dibandrol untuk setiap koleksi ini pun sangat bervariasi dan disesuaikan dengan pangsa pasarnya masing-masing.
“Tergantung customer, ada yang skala biasa dan ada juga yang eksklusif,” tambah perempuan berkaca mata ini.
Dia menambahkan, untuk koleksi eksklusif biasanya hanya dibuat dalam satu desain. Begitu pula dengan motif, pengaplikasiannya selalu berbeda dengan kebanyakan motif yang digunakan oleh sebagian besar koleksi. Dia mencontohkan motif songket, yang dibandrol mulai dari Rp 900 ribu.
“Kualitas bahan juga sangat berbeda pastinya,” pungkasnya.(pit/han)