Okupansi Hotel Selama Lebaran Menurun


MENURUN: Ada banyak faktor yang mempengaruhi penurunan tingkat keterisian hotel selama libur lebaran kemarin. (Ipunk Purwanto/Malang Post)

MALANG – Tingkat keterisian hotel selama lebaran 2016 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Marcom Manager Harris Hotel and Conventions Malang, Nicky Olivia mengatakan, tren penurunan tidak hanya terjadi di Malang saja, melainkan juga beberapa kota besar di Jawa seperti Solo dan Jogjakarta. “Keadaan ekonomi sepertinya yang membuat masyarakat takut untuk menghabiskan uang,” terangnya pada Malang Post, kemarin.
Menurut Nicky, okupansi Hotel Harris selama lebaran ini hanya bergerak di angka 90 persen. Berbanding jauh dengan keadaan di tahun 2015 yang mampu menyentuh angka 100 persen selama seminggu penuh. Meski begitu, Harris tetap memaksimalkan pelayanan ekstra untuk dapat memenuhi kebutuhan tamu.
Senada, Public Relation Officer Hotel Santika Premiere Malang, Erwinda Moonica menambahkan, tingkat keterisian (okupansi) di Hotel Santika selama lebaran juga menurun dibanding 2015. Di mana prosentase tertinggi sebesar 95 persen hanya terjadi selama tiga hari pada 7-9 Juli 2016.
“Tahun lalu bisa penuh selama lima hari, apalagi empat tahun sebelumnya bisa full selama satu minggu penuh,” kata Winda.
Menurutnya, minimnya jumlah wisatawan yang menginap di hotel selama libur lebaran juga disebabkan lantaran waktunya bersamaan dengan persiapan masuk sekolah, dan menjelang tahun ajaran baru. Sehingga, besar kemungkinan para orangtua memilih mementingkan membayar sekolah dibanding harus mengeluarkan biaya lain.
“Apalagi sekarang ini jumlah hotel di Malang juga semakin banyak,” tambahnya.
Winda mengatakan, meskipun okupansi menurun, tapi hal itu telah diimbangi dengan tawaran Food and Beverage Service melalui berbagai bentuk paket Ramadan. “Paket Ramadan yang kami tawarkan sangat sukses dan menyedot banyak perhatian,” ujarnya.
Keadaan berbeda dialami oleh Hotel Swiss Belinn yang selama masa libur lebaran lalu mendapati peningkatan okupansi di banding tahun lalu. Tahun ini okupansi menyentuh angka 95 persen selama lima hari berturut-turut mulai 5-10 Juli 2016 dengan tamu berasal dari berbagai wilayah di luar Malang. (pit/han)