Orchid Rhapsody, Cantiknya Parcel dengan Taburan Anggrek


ANGGUN: Parcel ini tampak lebih cantik dengan balutan bunga anggrek diberbagai sisinya. (Ipunk Purwanto/Malang Post)

MALANG – Momen Ramadan dan hari raya Idul Fitri tidak pernah dilewatkan begitu saja oleh para pelaku bisnis. Tanpa kecuali mereka yang menyeriusi bidang dekorasi, seperti Kharisma Flower Boutique and Decoration salah satunya. Perayaan yang kental dengan pemberian bagi orang terkasih ini coba mereka manfaatkan dengan menghadirkan sebuah produk terbarunya yaitu Orchid Rhapsody.
Art Director Kharisma Flower Boutique and Decoration, Lana Yudhistira mengatakan, sejak pertama kali dilaunching, permintaan pun masih terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Terlebih menjelang lebaran yang sudah di depan mata. Puluhan parcel lebaran yang tampil cantik dengan balutan bunga anggrek itu terjajar rapi dan sudah siap dikirim.
“Permintaan memang terus bertambah, tapi jumlahnya masih kami kalkulasi,” ungkapnya pada Malang Post.
Menurut Lana, parcel dengan tema anggrek ini sengaja dihadirkan untuk memberi suasana baru bagi para pelanggannya. Selain itu, ini juga menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kekayaan anggrek yang dimiliki Indonesia. Sebab, jumlah dan populasi anggrek di Indonesia ini sebenarnya tidak sedikit.
“Itu sebabnya kami mencoba menghadirkannya dalam bentuk parcel, di mana bunga anggrek ini berfungsi sebagai penghias di setiap titik parcel,” terang perempuan ramah ini.
Dengan balutan bunga anggrek itu, berbagai hadiah menarik yang ada di dalamnya pun menurutnya coba dieksplor dengan beragam pilihan. Mulai dari kue kering sampai dengan piranti rumah tangga seperti piring, cangkir, tempat tisyu, sprei, bantal, hingga sajadah. Beberapa diantaranya pun merupakan buatan dari Kharisma Flower Boutique and Decoration sendiri.
“Seperti Cushion Anggrek ini, yang merupakan produksi Kharisma sendiri dengan motif bunga yang penuh warna. Kami juga ada decoupage yang merupakan hasil karya teman-teman dari Malang,” beber menantu Listya Natalia ini.
Perempuan ramah ini menyebutkan, produk teranyarnya ini dibandrol dengan kisaran harga yang beragam. Paling murah Rp 300 ribu, sedangkan yang paling tinggi adalah Rp 3 juta. Meski begitu, pihaknya tidak menutup kemungkinan bagi pelanggan yang hendak memilih bentuk yang diinginkan sesuai dengan budget yang dimiliki.
Dicontohkannya untuk seri Silver plated misalnya, yang merupakan piranti eksklusif dengan balutan perak di dalamnya. “Untuk pelanggannya sendiri bukan hanya dari Malang Raya saja, tapi juga banyak dari sekitar Malang seperti Jember, Surabaya, dan Blitar,” pungkas Lana. (pit/oci)