Pembeli Membeludak, Matahari Lampaui Target


BELANJA: Pengunjung yang memenuhi mall memang berniat belanja sejak memutuskan untuk berangkat dari rumah. Mereka royal dan tentu saja mempersiapkan dana sejak awal.

MALANG – Tradisi khas Indonesia. Hari-hari terakhir menjelang lebaran, maka semua pusat perbelanjaan dipenuhi oleh lautan manusia yang sedang ’berjamaah‘ belanja. Sabtu kemarin, pengunjung MOG mencapai 25 ribu, naik 32 persen dari pengunjung weekend pada hari biasa yang mencapai 17 ribu.
Tidak hanya berbeda dari nominal, kunjungan fantastis ini juga mendongkrak pendapatan tenant, sebab mereka memang berniat belanja. Building Operational MOG, Choirul Anam mengatakan kunjungan tahun ini naik drastis jika dibanding Ramadan tahun lalu. Tahun 2015, pengunjung masih berkutat di angka 15 ribu. Sementara sejak minggu ketiga Ramadan, traffic kunjungan di MOG rata-rata 17 ribu. Hal ini dilatarbelakangi oleh momen Idul Fitri 1437 yang bertepatan dengan libur sekolah. Sehingga, pengunjung pun semakin membeludak terutama mendekati lebaran.
“Malam ini (tadi malam) sampai besok malam  kami prediksi pengunjung bisa lebih dari 25 ribu. Karena kemarin setiap weekend pengunjung sudah tembus 25 ribu,” katanya pada Malang Post, kemarin.
Menurut Anam, berbagai persiapan pun dilakukan untuk menghadapi keramaian tersebut. Salah satunya dengan menerapkan sistem siaga satu untuk setiap kepentingan keamanan serta kenyamanan pengunjung. Sementara untuk lebih mendongkrak kebutuhan pengunjung, pihaknya memilih menghadirkan berbagai program menarik yang memang diperlukan. Terutama berkaitan dengan kebutuhan perayaan Idul Fitri, yaitu atribut fashion yang sengaja digelar di pelataran utama MOG.
“Fokus ke fashion, karena kebutuhan yang paling banyak dicari selain sembako kan juga fashion ya. Selain itu juga masih ada banyak tenant lain yang hadir dengan program-programnya untuk meramaikan MOG, seperti Giant yang memilih buka sampai pukul 24.00 WIB di hari tertentu,“ pungkas Anam.
Bahkan, demi mendapatkan ‘kue besar’ lebaran, Matahari Pasar Besar yang terimbas kebakaran Pasar Besar beberapa waktu lalu berpindah lokasi di Mitra dan Lapangan Trunojoyo. Sejak awal Ramadan hingga H-4 Lebaran, pelanggan terus mengalami peningkatan. Rata-rata dalam satu hari traffic kunjungan lebih dari 5.000, sementara Sabtu kemarin pengunjung melebihi angka tersebut.
“Omzet yang didapatkan lima kali lipat dibanding sebelum lebaran. Tapi kami tidak bisa memberi nominal pastinya,” tambah Asisstant Store Manager Matahari Pasar Besar, Ratih Setyo Saputri.
Sementara itu, Supervisor Matahari Matos Department Store, Riza Firmansyah menambahkan, sejak awal Ramadan kunjunga naik signifikan hingga target omzet terlampaui.  “Alhamdulillah dalam minggu ini sudah surplus, bahkan koleksi kami sekarang sudah menipis dan saya sudah ketir-ketir takut kehabisan. Tapi kami terus memaksimalkan permintaan pelanggan,” ungkapnya.
Riza menambahkan, puncak keramaian selalu terjadi mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan menjelang berbuka. Kemudian akan berlanjut pada pukul 19.00 WIB hingga menjelang mall tutup. Sementara jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pelanggan yang datang mengalami kenaikan 20 persen.
“Pasca insiden kebakaran Pasar Besar beberapa waktu lalu, pengunjung Matahari Pasar Besar banyak yang memilih datang ke sini (Matos). Ada sedikit imbas yang memang terasa,” katanya.
Menurut Riza, ketika weekend pengunjung yang datang lebih dari 7.000. Padahal di hari biasa sekitar 5.000. “Jumat (1/716) kemarin traffic di Matahari Matos mencapai 7.800,” tambah Riza.
Untuk terus meningkatkan traffic tersebut, maka Matahari pun sudah bersiap dengan beragam program. Di antaranya dengan mengadakan bazar di pelataran utama Matos dan juga di lantai paling atas tepat di pintu masuk Matahari. Selain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat, ini juga disebabkan banyaknya stok yang sudah disiapkan.
“Semua new arrival kami keluarkan agar dapat dipilih, dan tidak cukup jika hanya diletakkan di toko saja,” katanya.
Pria asli Malang ini menambahkan, dengan adanya bazar tersebut, pengunjung juga lebih tertarik berbelanja ke outlet Matahari. Mengingat, pelanggan yang sengaja datang untuk kebutuhan lebaran ini tidak sama dengan pelanggan yang datang berbelanja di hari reguler. Mereka tidak sekadar membeli, tapi juga akan mencari kebutuhan apa saja yang benar-benar mereka inginkan.
“Kalau belanja masa lebaran seperti sekarang kan memang sudah bersiap dengan uangnya, kebutuhan apapun pasti akan dibeli,” beber Riza.(pit/han)