Ratusan Miliar Disiapkan di ATM Malang Raya


MALANG - Masyarakat tak perlu was-was kehabisan uang tunai di ATM. Sebab perbankan menggelontor mesin ATM mereka dengan ratusan miliar rupiah menyambut libur panjang lebaran. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) salah satunya, yang menyiapkan Rp 180 miliar untuk 9 hari penuh di 200 titik ATM yang tersebar di Malang Raya.
Langkah ini merupakan bentuk layanan kepada nasabah yang diprediksi akan mengalami peningkatan kebutuhan, sepanjang lebaran dan musim mudik. Pemimpin BNI Kantor Cabang Utama Malang, Muhammad Khalim menjelaskan, penambahan tersebut berlaku sejak H-2 lebaran hingga H+7 lebaran. Sedangkan jika dibanding tahun lalu, angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 10 persen. Sebab, BNI juga melakukan penambahan mesin anjungan tunai di beberapa titik.
“Di hari biasa dalam satu hari kami menyiapkan Rp 15 miliar, khusus lebaran disiapkan Rp 20 miliar per hari,” katanya pada Malang Post, kemarin.
Selain meningkatkan jumlah uang tunai, BNI juga akan memberi layanan kepada pemudik melalui berbagai fasilitas. Mulai dari outlet yang beroperasi pada hari libur lebaran, penempatan BNI Layanan Gerak (BLG), hingga aplikasi elektronik yang masih dapat diakses. “Untuk layanan di outlet tetap buka, tapi dengan jam layanan terbatas,” tambah Khalim.
Menurutnya, outlet-outlet BNI akan tetap buka secara terbatas pada tanggal tertentu. 4 Juli, terdapat 200 outlet yang dioperasikan di seluruh Indonesia. Sementara pada 5, 7, dan 8 Juli 2016, BNI menyiagakan 107 outlet di seluruh Indonesia.
Sementara untuk BLG, BNI akan menempatkannya di sepanjang jalur mudik yang saat ini belum memiliki outlet ataupun ATM. Sehingga, kebutuhan masyarakat untuk terus bertransaksi selama mudik dapat terpenuhi. Secara nasional, terdapat 15 BLG yang disiapkan dan tersebar di banyak titik di seluruh Indonesia.
Selain itu, Khalim menambahkan, nasabah dan non-nasabah selama Ramadan 2016 ini dapat menikmati Program BNI Ramadan dan Lebaran Experience 2016. Program tersebut dapat dilihat melalui BNI Experience Mobile Experience yang dapat diunduh dan diakses melalui Google Play, App Store atau Balckbarry App World.
“Ada banyak informasi yang dapat diakses di dalamnya, mulai dari fitur promo, Locator, e-banking hingga games,” pungkas pria ramah ini.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Wilayah BRI Malang, Nano Rohanu menyebutkan, BRI juga akan memberi layanan terbatas selama libur panjang lebaran. Bank plat merah ini akan tetap memberi layanan di hari cuti bersama yaitu 4 Juli, terutama untuk layanan kliring dan Real Time Gross Settlement (RTGS) yang memang membutuhkan transaksi pengiriman dengan nominal sangat besar. Layanan tersebut dapat diperoleh di beberapa cabang besar seperti BRI Martadinata, BRI Kawi dan BRI Soehat.
“Karena perusahaan besar kan tidak mungkin kalau bertransaksi hanya dengan ATM, tidak cukup,” katanya.
Selain itu, BRI juga melakukan persiapan ekstra dalam penambahan pecahan uang besar yang digelontorkan di ATM. Terutama untuk titik yang paling banyak dilalui pemudik. Mengingat, Malang dan Jawa Timur menjadi jalur mudik yang dipastikan akan dilewati banyak pengendara.
Menurutnya, permintaan dalam jumlah besar ini diprediksi terus melonjak hingga 4 Juli esok. Sementara di 5 hingga 7 Juli, diprediksi permintaan akan sedikit berkurang. “Di 6 dan 7 terutama, saya rasa konsentrasinya sudah untuk keluarga ya, dan sudah sampai tujuan mudik,” terangnya.
Uang yang digelontorkan selama persiapan lebaran ini menurutnya mengalami peningkatan sebesar 30 persen dibanding hari biasa. Sedangkan untuk nominal, setiap titik memiliki jumlah berbeda. Tergantung pada perlintasan yang paling sering digunakan atau tidak.  
Tidak hanya itu, BRI juga membuka layanan terbatas untuk transaksi BBM Pertamina secara bergantian di cabang terbesar, juga ticketing untuk kapal penyeberangan di Banyuwangi. “Kami juga membuka layanan terbatas pembelian tiket untuk daerah pariwisata yang dikelola oleh Perhutani. Di hari normal, layanan ini kami lakukan setiap hari,” tambah Nano.
Senada, Manager Pelayanan dan Operasional Bukopin Cabang Malang, Tugiyanto menyebutkan, Bukopin akan memberi layanan terbatas berupa kliring pada 2 dan 4 Juli 2016 di kantor cabang utama, Jalan Semeru. Namun layanan tersebut hanya untuk kebutuhan penerimaan saja, sedangkan pengiriman dapat kembali aktif 11 Juli mendatang.
Menurutnya, Bukopin juga melakukan antisipasi penambahan jam layanan khusus untuk penerima gaji pensiun ke 13. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan di 2 dan 4 Juli ini. Sebab, jumlah nasabah yang hendak mengambil gaji pensiun ke 13 terus membeludak sejak awal pekan ini. “Hari ini saja masih banyak yang antre sampai jam tutup, jadi besok dan senin kami tetap memberi layanan dengan jam normal,” katanya.
Sementara untuk ATM, pihaknya siap menggelontorkan kebutuhan sebesar dua kali lipat dibanding hari biasa. Utamanya untuk titik yang paling banyak digunakan sebagai lokasi wisata yang kebanyakan ada di wilayah Batu. Penambahan tersebut memang tidak terlalu besar, sebab jika berkaca pada tahun sebelumnya, permintaan uang tunai tidak terlalu signifikan.
“Selain itu kami juga sudah melakukan penambahan ATM, sekarang totalnya ada 12 ATM yang tersebar dan dapat dimanfaatkan nasabah,” pungkas Tugi. (pit/han)