Seragam Baru Diburu


TRADISI: Orang tua biasanya hunting seragam baru untuk anaknya sejak H-2 minggu sampai H-1 hari masuk sekolah. (Ipunk Purwanto/Malang Post)

MALANG – Memasuki tahun ajaran baru, beberapa toko yang menjual seragam sekolah mulai diserbu pembeli. Jumlah penjualan pun meningkat signifikan dan tentu saja membawa banyak keuntungan. Salah satunya dirasakan oleh Papinja yang penjualannya naik 100 persen per hari dibanding hari biasa.
“Seragam merah putih ini yang penjualannya sedang laku keras, tapi kesulitannya saat ini masyarakat beralih dari seragam pendek ke seragam panjang, tapi kami tetap menyediakan,” kata pemilik Papinja, Paulus kepada Malang Post, kemarin.
Menurut Paulus, keadaan serupa memang selalu saja terjadi di setiap menjelang tahun ajaran baru. Pembeli yang memburu seragam akan terus meningkat sejak H-2 minggu hingga H-1 hari pelaksanaan aktivitas belajar mengajar. Untuk mengantisipasi keadaan yang selalu menjadi tradisi itu, maka stok pun selalu diperbanyak.
Sedangkan untuk harga yang ditawarkan, Paulus memilih untuk tidak mematok harga yang tinggi. Setiap koleksi dijual beragam dengan harga yang disesuaikan di pasaran. Sehingga, pelanggan yang setiap tahunnya datang pun tidak akan pernah kapok dan terus menjadi langganan setianya.
“Untuk harga selalu disesuaikan dengan ukuran dan kualitas kain, pelanggan bisa dengan bebas memilih mana seragam yang ingin dibeli,” tambahnya.
Menurutnya, baju seragam paling murah berada di kisaran Rp 39 ribu untuk atasan putih dan Rp 45 ribu untuk bawahan merah. Sementara yang paling mahal Rp 124 ribu yang merupakan bawahan celana panjang ukuran besar untuk seragam SMP. Sementara yang paling banyak diburu adalah seragam dengan kisaran middle seperti Cumlaude dan Atlantik.
Sementara itu, seorang pembeli, Nurna Indayana menyebutkan, setiap tahun ajaran baru ia memang selalu membeli seragam untuk anaknya. Tahun ini, ia harus menambah satu lagi seragam untuk anak keduanya yang baru saja melangkah ke jenjang SD. “Hanya beli yang seragam merah putih, karena yang pramuka sudah diberi sama sekolah,” pungkas perempuan berhijab ini.(pit/han)