The Bidadari Salon Sediakan Home Spa


MALANG - Menjawab kebutuhan wanita merawat rambut, The Bidadari Salon kembali membuka gerainya di Jalan Lamongan No 12 Kota Malang. Sejumlah produk dan layanan disediakan untuk memanjakan kaum hawa. Salah satunya, home spa.
Pemilik The Bidadari Salon, Maidatus Shalihah ingin menyediakan salon yang terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah. The Bidadari Salon memanjakan wanita dengan perawatan hair spa, totok aura, sampai manicure dan pedicure. Serta yang paling terbaru adalah peeling ketombe.
"Dengan hadirnya outlet Bidadari yang ketiga ini, kami ingin memberikan pelayanan yang mudah dan terjangkau, khususnya di Malang. Kami ingin membuka gerai di daerah kabupaten yakni di Pakis,” katanya. “Agar masyarakat di sana tidak perlu ke kota lagi. Bahkan kami juga memberi layanan home spa kepada wanita-wanita yang memang sibuk dan tidak ada waktu untuk ke luar rumah,” sambung  Maidatus.
Lebih lanjut ia mengatakan, layanan home spa diperuntukkan untuk calon pengantin yang tidak boleh ke luar rumah atau ibu pasca melahirkan (bidan spa). The Bidadari Salon juga bekerja sama dengan apartemen dan komunitas ibu-ibu  untuk melakukan home spa.
Outlet ini menyediakan fasilitas yang sangat lengkap. Yakni  ruang salon, area refleksi, dan ruang perawatan wajah. Hingga akhir September nanti, The Bidadari Salon memberi promo dengan bayar setengah harga. Paling murah harga totok aura yaitu Rp 17.500 ribu dan paling mahal smoothing yakni Rp 198 ribu. Ada juga perawatan facial dengan harga Rp 25 ribu.
Awal bisnis salon ini dimulai dari hobi yang kemudian membawa Maida  kursus di Martha Tilaar. Lalu pada tahun 2007 Maida membuka bisnis salon pertamanya yaitu Dinda Salon di Jalan Soekarno Hatta.  
Maida mengaku, tantangan dalam berbisnis salon yakni harus mengikuti tren dan melakukan marketing mix yang bagus dalam masa promo. Saat ini trend yang sedang merebak adalah coloring ombre dan sulam alis.
“Cantik adalah hak segala wanita. Wanita di perkotaan dan pedesaan sama saja. Semuanya ingin cantik. Saya juga ingin semakin banyak cabang gerai yang dibuka, semakin banyak kami mengkaryakan wanita Indonesia yang punya skill dan keterampilan,” pungkas Maida. (mgd/van)