Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Dikukuhkan

BERSAMA : Para pejabat Pemkab Malang dan stakeholder berfoto bersama usai pengukuhan TKPAD. (SHINTA INDRASWARI/MALANG POST)

MALANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kota Malang bersama stakeholder di Malang Raya mewujudkan upaya percepatan akses keuangan daerah dengan mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TKPAD) kemarin.
Kabupaten Malang merupakan daerah pertama di Jawa Timur untuk pengukuhan TKPAD. Dihadiri para pejabat Pemkab Malang, pengukuhan dilakukan di Kantor Kecamatan Poncokusumo. Pengukuhan itu sendiri juga dirangkai dengan peluncuran Pilot Project TKPAD Desa Siaga Aktif Inklusi Keuangan (Pro-Desiku).
Kepala OJK Malang, Indra Krisna mengaku ingin mewujudkan literasi dan inklusi akses keuangan kepada warga Kabupaten Malang melalui terwujudnya TPKAD. “Dibentuknya TPKAD untuk membantu terwujudnya perkembangan perekonomian pedesaan,” terangnya.  
Selain itu, kata dia, untuk mewujudkan akselerasi perekonomian dalam bidang agraris dan UMKM   “Kabupaten Malang mempunyai banyak potensi pertanian ataupun perdagangan. Jadi sudah selayaknya membentuk tim ini untuk menumbuhkan percepatan ekonomi,” tambah Bupati Malang, Rendra Kresna.
Dia berharap, melalui upaya ini akses keuangan bisa berkembang dengan cepat. “Ini mengingat potensi Kabupaten Malang yang luar biasa, mulai dari potensi agrobisnis dan UMKM. Saya rasa masyarakat Kabupaten Malang sudah paham untuk mengelola perekonomian,” tegasnya.
Sementara itu, anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti S. Soetiono memaparkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sudah sangat pesat. Data BPS, ungkapnya, menunjukkan potensi kenaikan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,62 persen.
Ia pun menambahkan, jika sebuah peluang dan potensi dijadikan satu, maka tujuan untuk memperluas akses keuangan dan literasi keuangan akan tercapai. “Melihat potensi Kabupaten Malang dan peluang perekonomian Jawa Timur, pembentukan TKPAD adalah tepat,” tambahnya. (mgb/mar)