Mohon Ma'af, website sedang perbaikan.
Dapatkan Update Berita Terbaru di :
        www.malangpost.net

Uang Beredar Tembus Rp 1,4 Triliun


Mengantisipasi lonjakan kebutuhan rupiah yang selalu membengkak setiap peak season akhir tahun, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang menyiapkan Rp 1,4 triliun. Dana itu digelontokan ke perbankan sejak beberapa minggu sebelum liburan Natal dan tahun baru.
Demikian diungkapkan KPwBI Malang Dudi Herawadi, kepada Malang Post. Menurutnya, nominal itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang merayakan liburan pergantian tahun. “Masyarakat pun tidak perlu khawatir kehabisan uang saat melakukan penarikan di ATM selama perbankan libur,” ungkapnya.

Nilai ini, lanjutnya, telah didistribusikan ke setiap bank yang ada di wilayah Malang. Dengan persiapan ini, ia yakin dapat memenuhi konsumsi rupiah mayarakat di Malang yang biasanya rata-rata menghabiskan Rp 350 miliar setiap bulan.
Terpisah, Branch Manager BNI Syariah Yuddy Tresna Fadias menyatakan, pihaknya telah menaikkan stok uang kas lebih besar dari pada tahun sebelumnya. Yaitu, sebesar lima kali lipat dari jumlah tahun lalu yang hanya Rp 2 miliar, atau mencapai Rp 10 miliar. Jumlah ini, menurut Yuddy, tersebar ke empat cabang BNI Syariah Malang, termasuk kantor cabang pembantu. Serta didistribusikan ke ATM-ATM BNI Syariah di wilayah Malang.

Yuddy mengatakan, tahun ini ia memastikan akan ada lonjakan daya beli masyarakat. Karena, libur pergantian tahun tepat saat weekend. “Otomatis banyak orang yang akan menghabiskan waktu di tempat-tempat wisata lebih lama. Seperti Jatim Park, pusat-pusat perbelanjaan, maupun tempat-tempat kuliner seperti kafe maupun restoran,” ungkapnya. Selain itu, tambahnya lagi, penginapan di Malang pun mengalami lonjakan dengan datangnya wisatawan dari luar kota.
Salah satu wisatawan dari Surabaya, Slamet Riyadi yang menginap di Hotel Tugu mengungkapkan, ia menghabiskan seluruh waktu libur pergantian tahun di Malang. Pria yang tinggal di area Ketintang ini membawa lima anggota keluarganya dan telah mengunjungi beberapa tempat wisata di Malang seperti Hawai Waterpark, Museum Angkut, serta mencoba beberapa tempat kuliner.
Slamet yang menghabiskan new year eve dalam dinner spesial di Tugu sudah tiba di Malang sejak 30 Desember. Hingga 31 Desember, ia sudah menghabiskan total dana Rp 5 juta. Angka tersebut, bisa bertambah sebab masih ada list destinasi wisata yang hendak dikunjungi, taitu Selecta dan Jatim Park. “Sebelum kembali ke Surabaya, kami rencananya akan ke dua tempat wisata itu,” ujarnya.
Sementara Muhammad Farhan, wisatawan dari dari Kota Bandung memilih berlibur hanya berdua dengan sang istri. Wisatawan yang menginap di Hotel Best Western OJ ini mengaku, menghabiskan sekitar Rp 2 juta untuk berlibur di Kota Malang, belum termasuk biaya transportasi. “Kami naik kereta dari Bandung dan hari ini (31 Desember, Red) baru mengunjungi Museum Angkut saja,” ujarnya. (mgg/han)

Please publish modules in offcanvas position.