Mohon Ma'af, website sedang perbaikan.
Dapatkan Update Berita Terbaru di :
        www.malangpost.net

MALANG – Memasuki semester kedua, MPM Honda Malang Blitar optimis penjualan  kendaraan bermotor roda dua akan berkibar. Penjualan pasca lebaran yang sempat dikhawatirkan akan menurun ternyata tak berpengaruh secara signifikan.
Supervisor Sales Honda MPM Malang Blitar, Andre Pramana menyebutkan, saat ini permintaan produk Honda kembali normal, penurunan hanya terjadi sekitar dua minggu setelah lebaran.
”Di awal september lalu sempat menurun, karena pembelanjaan kendaraan banyak dilakukan selama Ramadan untuk keperluan lebaran. Untuk saat ini permintaan kembali normal,” jelas Andre.
Ia menuturkan, membaiknya penjualan kendaraan Honda banyak ditopang oleh kebutuhan kendaraan mobilisasi para pelajar dan mahasiswa di tahun ajaran baru kali ini. kredit kendaraan Honda selain dilakukan oleh para karyawan, juga banyak diajukan oleh para orang tua yang hendak memenuhi kebutuhan kendaraan bagi anak-anaknya yang tengah menempuh pendidikan di kota pelajar ini.
”Honda memiliki kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Sehingga, kendati uang muka mengalami kenaikan, pasar Honda tidak terlalu goyah,” tegas dia.
Salah satu teknologi yang saat ini menjadi andalan Honda untuk menarik konsumen adalah PGM-Fi (Programmed Fuel injection), yaitu sistem injeksi ramah lingkungan. Teknologi ini memungkinkan kendaraan Honda lebih hemat hingga 30 persen karena injektor mampu menghasilkan partikel BBM terkecil di dunia untuk pembakaran yang sempurna.
”Selain itu, perawatan akan lebih murah karena komponen injektor dan throttle body tidak membutuhkan perawatan berkala,” imbuhnya.
Selain hemat bahan bakar, teknologi injeksi juga membuat akselerasi kendaraan lebih responsif. Andre menuturkan, injeksi sejatinya mengadopsi teknologi yang ada pada kendaraan MotoGP.
”Dan Honda menjadi pelopor teknologi injeksi di Indonesia melalui produk-produk yang inovatif,” papar Andre.
Pabrikan otomotif yang berbasis di Jepang ini memang serius menerapkan teknologi injeksi di semua lini kendaraan mulai dari cub (bebek), sport, maupun matic. Tercatat ada beberapa produk yang bertitle PGM-Fi diantaranya Supra X 125, Spacy, Vario Techno 125, PCX, CBR 150 dan CBR 250.
”Kecanggihan teknologi PGM-FI membuat mesin lebih mudah dihidupkan dalam segala kondisi suhu udara, ketinggian dari permukaan laut dan bahkan setelah lama tidak dihidupkan sekalipun,” tegas dia.
Andre menambahkan, selain fokus memperbesar penjualan kendaraan, Honda juga terus memperbaiki layanan after sales. Saat ini ada 10 ribu bengkel umum yang mampu melakukan perbaikan terhadap kendaraan berteknologi injeksi.
”Jaringan bengkel resmi yang mampu melakukan perbaikan kendaraan berteknologi injeksi akan membuat kegiatan servis yang dilakukan konsumen menjadi lebih mudah dan praktis,” pungkas dia. (fia)

Please publish modules in offcanvas position.