Perawat Lansia Itu Menang Karena Bayar PBB Rp 24 ribu

Evi Sulistia Rahayu, warga Gadingkasri, Klojen, Kota Malang duduk terjatuh di teras Gedung DPRD Kota Malang. Nafasnya tidak teratur, wajahnya tampak berkeringat. Sambil tetap memegangi erat anak satu-satunya, Oktavia, Evi terus mencoba mengatur nafasnya. Masih dalam keadaan terduduk, Evi berkata bahwa dirinya tak menyangka akan menjadi peraih hadiah utama Mobil Suzuki Ayla dari Jalan Sehat Sadar Pajak III HUT ke-101 Kota Malang, kemarin (5/4/15).


Ya, Evi merupakan satu dari dua pemenang hadiah utama kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Malang melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Malang. Saat MC mengatakan "pemenang dari Klampok Kasri", Evi mulai berdebar-debar. Kemudian, MC membaca nomor undian, serta namanya. "Evi!" ujar MC. Evi jadi linglung.
Ia berlari ke arah Balkot Malang untuk mengkonfirmasi pengumuman tersebut kepada panitia. Saking senangnya, Evi sampai meninggalkan anaknya sendiri di tempat dia berdiri sebelumnya, di sekitaran Hotel Tugu Malang. Untung ada tetangga dan teman-temannya yang menjaga putrinya yang baru berusia 3,5 tahun itu.
Masih dalam kondisi bingung tidak karuan, wanita berusia 32 tahun sangat yakin, kalau ia orang yang dimaksud MC sebagai penerima hadiah utama. Karena itu, ia ingin menyampaikan kabar gembira ini kepada sang suami. Namun sayang, ia lupa membawa handphone. Evi jadi semakin bingung. Hingga pada akhirnya, seorang petugas Satpol PP datang dan meminjamkan handphone miliknya.
"Saya langsung sms suami saya. Setelah itu, saya diarahkan untuk ke meja panitia pengambilan hadiah di depan gedung DPRD," ujar Evi dengan nafas masih terengah-engah. Langsung saja Evi berlari ke arah meja panitia itu.
Harapan Evi pun sempat pupus, ketika panitia mengatakan kalau pemenang satu unit mobil Ayla ini bernama "Edi". Bahkan, ibu satu anak ini sempat beradu argumen dengan panitia. "Nah, coba ibu cocokkan nomor undian di pengumuman pemenang mobil di sana," kata seorang panitia kepada Evi, seraya menunjuk kertas pengumuman yang baru saja ditempel.
Evi menurutinya. Saat dilihat, ternyata nomornya cocok. Ya, nomor di kertas pengumuman itu bertuliskan 045046. "Cocok" teriak Evi kegirangan. Ia kembali berlari ke meja panitia dan menunjukan kuponnya. "Nah, kalau ada kuponnya kan enak. Iya bu, selamat anda dapat mobil," tanggap panitia tersebut.
Di situlah, Evi jatuh terduduk di depan meja panitia yang letaknya tepat di teras gedung DPRD Kota Malang. Menurut pengakuannya, Evi mendapat kupon dari pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) rumah milik sang mertua yang berada di Jl Klampok Kasri, Gg 2, RT 4, RW 2, Gading Kasri, Klojen, Kota Malang. Dari PBB yang ia bayar hanya Rp 24 ribu itu, rupanya malah berbuah mobil.
Wanita berambut panjang ini sama sekali tidak menyangka kalau akan menjadi peraih satu unit mobil Suzuki Ayla. Tidak ada firasat sama sekali. Tidak ada mimpi aneh-aneh juga. Hanya anaknya yang pada Sabtu (4/4/15) lalu bilang kepada dia, "Ibu dapat mobil ya?" sambil bercanda.
Sehari-hari Evi hanya bekerja sebagai perawat Lansia. Lansia yang dia rawat adalah orang tua dari bidan di depan rumah. Dari pekerjaan tersebut, dia hanya mendapat gaji Rp 450 ribu dalam satu bulan dengan jam kerja mulai dari jam 07.30 WIB sampai 11.30 WIB.
Sedangkan sang suami, Sunyoto Adi Prasetyo baru satu bulan lalu terkena PHK massal di sebuah perusahaan swasta. Sehingga sekarang, suami Evi jadi beternak burung Kenari. "Selama ini kendaraan keluarga saya hanya sepeda motor. Tidak pernah saya berpikir untuk punya sebuah mobil. Duit dari mana?" kata Evi.
Evi mengaku masih bingung mau diapakan mobil tersebut. Tapi, katanya, kemungkinan besar mobil tersebut ingin dia jual. Uang hasil penjualan tersebut, mau dia tabung untuk menyekolahkan anak satu-satunya tersebut. Sedangkan sebagian lainnya, akan dia gunakan untuk membangun tempat usaha. Usaha apa, Evi masih belum mengerti. "Saya tidak bisa menyetir. Terima kasih banyak. Saya tidak akan malas lagi bayar pajak," pungkasnya.
Sementara pemenang satunya, ialah pemilik nomor undian 075540 atas nama Mardiana. Sampai kemarin siang, pemilik undian ini tidak datang ke meja panitia pengambilan hadiah untuk mengonfirmasi nomor kuponnya.
Perlu diketahui, pemenang door prize Jalan Sehat Sadar Pajak III kemarin, memang tidak dipanggil ke atas panggung. Setelah nomor kupon diumumkan MC, pemilik nomor tersebut langsung datang ke panitia pengambilan hadiah di teras gedung DPRD untuk melakukan konfirmasi. Setelah konfirmasi, hadiah hari ini (6/5/15) diambil di kantor Dispenda Kota Malang.
Bagi yang tidak melakukan konfirmasi, nomor kupon tidak akan hangus dan masih bisa diambil dengan melakukan konfirmasi hari ini di Dispenda Kota Malang. "Tinggal menunjukan kupon, KTP dan bukti pembayaran pajak daerah saja. Nomor-nomor kupon pemenang juga akan kami umumkan di media massa," tegas Kepala Dispenda Kota Malang Ade Herawanto. Ade berharap, dengan ini masyarakat Kota Malang semakin taat membayar pajak. (Muhamad Erza Wansyah/ary)