Diminati Siswa dan Santri Luar Daerah, Saingi Kampung Inggris Pare

BELAJAR : Siswa siswi SMP Baureno 1 Bojonegoro, asyik menyanyi bahasa Inggris, sebagai bagian dari pembelajaran di kampung Inggris.

Mengunjungi Kampoeng Inggris BRAVO VIEC Bululawang
TIDAK perlu jauh-jauh ke Kampung Inggris di Pare, Kabupaten Kediri, hanya sekadar untuk belajar Bahasa Inggris. Kunjungi saja Kampoeng Inggris BRAVO VIEC di Bululawang Kabupaten Malang. Tepatnya, berada di area Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang, mayoritas siswa dan santrinya, mahir berbahasa Inggris.

Puluhan Siswa-siswi SMP Baureno 1 Bojonegoro, tengah memadati aula di Kampoeng Inggris BRAVO VIEC Malang. Keberadaan mereka di tempat itu selama 12 hari, memang untuk belajar Bahasa Inggris, memanfaatkan waktu liburan. Mereka saling berbicara dalam bahasa Inggris. Gaya bicara mereka, seakan sudah fasih berbahasa Inggris.
Morning conversation (Percakapan pagi) itu berlangsung sekitar tiga puluh menit. Mereka bebas memilih tema obrolan asal tetap menggunakan bahasa Inggris. Malang Post datang bersamaan dengan hari terakhir mereka belajar di tempat itu. Pada siang harinya, diadakan kegiatan perpisahan. Puluhan siswa-siswa itu, harus pulang ke tempat asal, yakni Bojonegoro.
Acara perpisahan berlangsung sangat mengharukan. Para siswa menangis, lantaran berat untuk pulang. Selama 12 hari belajar Bahasa Inggris, dirasa mereka sangat cepat. Tangisan pecah, ketika para tutor dan perwakilan siswa, meyampaikan pesan perpisahan. Karena kedekatan mereka dengan para tutor, membuat tidak ingin berpisah.
Kampoeng Inggris ini rutin diadakan setiap liburan semester dengan kegiatan bermanfaat bagi siswa atau mahasiswa. Bagi anak-anak, belajar sambil bermain dapat meningkatkan motivasi belajar. Agar Bahasa Inggris mudah diingat, metode bernyanyi juga kerap digunakan. Selain itu, Bahasa Inggris juga dipergunakan sebagai percakapan sehari-hari.
 “Materi yang kami berikan, 70 persen merupakan praktikum dan 30 persennya teori. Banyaknya persentase praktek, membuat anak-anak yang belajar di sini tidak bosan,” terang Manajer Kampoeng Inggris BRAVO VIEC Malang Nur Hasyim M.Pd kepada Malang Post.
 Dijelaskannya, tutor asing juga mengajar di Kampoeng Inggris BRAVO VIEC Malang. Yakni Otto Ilmari Hannikainen dari Finlandia. Dipilihnya Otto, karena negaranya mendapatkan predikat pendidikan terbaik dari PBB tahun 2014 lalu. Tutor asing itu, selama 12 hari juga mengajar Siwa-siswi SMP Baureno 1 Bojonegoro.
 “Jadi, kualitas dari Mr Otto ini, tidak perlu diragukan lagi. Karena dia sudah berkompeten untuk memberikan pengajaran kepada anak-anak di Kampoeng Inggris ini,” terang Direktur Kampoeng Inggris BRAVO VIEC Malang, Dr H Taufiqi SP P.Pd.
Menurutnya, Kaampoeng Inggris ini rutin diadakan setiap liburan semester dari anak sekolahan maupun kuliahan.
 Sedangkan serangkaian  kegiatannya, kata dia, bermanfaat bagi siswa atau mahasiswa. Bagi anak-anak, belajar sambil bermain dapat meningkatkan motivasi belajar. Agar bahasa Inggris mudah diingat, metode bernyanyi juga kerap digunakan. “Orang umum, karyawan perusahaan, instansi pemerintahan, juga bisa belajar di tempat ini,” imbuhnya.
 Melalui porsi praktek yang lebih banyak kata dia, membuat pembelajaran lebih banyak terserap. Selain itu, juga terdapat penambahan ilmu agama yang membuat tempat ini berbeda. Anak-anak pun, dikontrol dalam hal seluruh kegiatannya. Juga sering kali, diadakan kegiatan outbond, yang membuat peserta lebih senang dan ceria.
“Sehingga, melalui kegiatan semacam itu, timbul rasa kedekatan. Sehingga, mereka serasa menyatu dengan tempat ini,” terangnya.
Saat ini, banyak pesertanya berasal dari luar daerah, Diharapkan kedepannya, menarik minat masyarakat Malang Raya, terutama anak-anak sekolah, mahasiswa dan santri untuk datang ke tempat tersebut.
Pasalnya, tidak  perlu jauh-jauh ke Kampung Inggris di Pare, Kabupaten Kediri untuk balajar bahasa Inggris. Melainkan di tempat itu, sudah bisa dirasakan bahkan mendapatkan manfaat yang lebih banyak lagi. (Binar Gumilang/ary)