Lebih Dekat Dengan Kompol Decky Hermansyah, Kabag Ops Polres Malang

SIAPA yang tidak kenal dengan sosok polisi perwira menengah satu ini. Jangankan anggota polisi di Malang Raya, penjahat kelas kakap pun ketika mendengar namanya pasti langsung keder. Dia adalah Kompol Decky Hermansyah, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Malang.

DI kalangan polisi, nama Decky Hermansyah, mungkin sudah tidak asing lagi. Ia bukan orang baru di Malang. Sebelum menjabat sebagai Kabag Ops Polres Malang, Decky sudah pernah menjabat Kasatreskrim di tiga Polres yang ada di Malang Raya. Yaitu Polres Batu, Polres Malang Kota dan Polres Malang.
Hal ini, menjadi sebuah prestasi dan rekor tersendiri. Karena selama ini, belum ada polisi yang pernah menjabat Kasatreskrim di tiga Polres yang ada di Malang Raya. Diawali menjadi Kasatreskrim di Polres Batu, mulai Desember 2008 sampai Januari 2010.
Kemudian bergeser menjadi Kasatreskrim Polres Malang Kota pada Januari 2010 sampai Maret 2011. Selanjutnya pada 2011, Decky melanjutkan sekolah pimpinan (Sespim), dan dipercaya sebagai Panit Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim. Baru 14 Agustus 2012 menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Malang, sampai September 2013.
Selama menjadi Kasatreskrim, sudah banyak prestasi dan keberhasilan yang telah diungkap. Mulai dari kasus kejahatan biasa, hingga kejahatan menonjol yang menjadi atensi pimpinan. Bahkan, Decky tak segan untuk turun langsung ke lapangan, dalam mengungkap pelaku kejahatan. Saking tegasnya dalam menindak pelaku kejahatan, Decky sampai ditakuti oleh pelaku tindak kriminalitas.
“Dulu menangkap penjahat itu adalah hobi saya. Karena dulu saya senang kelayapan (begadang). Sebab selain antisipasi tindak kriminalitas, juga bisa dekat dengan masyarakat,” terang Bintara angkatan 1988-1989 ini.
“Sejak menjadi polisi Bintara sampai menjadi perwira, saya tidak pernah lepas bergelut dengan kasus kejahatan. Ketika menjadi Kapolsek Singosari, setelah menjadi Kasatreskrim Polres Malang, saya juga masih ikut melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus kriminalitas. Karena sejak awal background saya, adalah orang Reserse,” sambung adik kandung Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadi.
Namun ketika dipercaya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Malang, langsung ada perubahan total karena memiliki tanggungjawab yang berbeda. Kalau dulu selalu bergelut dengan pelaku kejahatan, sekarang tugas Decky lebih memenagemen operasi satuan kerja. Dimana tugasnya adalah mengorganisasikan, merencanakan dan mengendalikan operasional.
Selain itu, Decky juga memiliki tugas untuk mendidik dan mengawasi anggota polisi lebih disiplin. Mulai disiplin waktu, kerja sampai disiplin administrasi. Karena kedisiplinan anggota menjadi hal yang diutamakan.
“Rasa kangen turun ke lapangan menangkap penjahat, pastinya ada. Tetapi karena sudah ada yang bertanggungjawab sendiri, saat ini saya hanya bisa memberikan saran dan masukan kepada anggota di fungsi Reskrim. Bagaimana cara merekrut dan membuat jaringan dengan informance untuk mengungkap pelaku kejahatan. Ilmu penyelidikan dan penyidikan yang saya miliki, akan saya tularkan kepada anggota,” papar perwira yang dekat dengan siapapun.
Yang menarik lagi, meskipun saudara kandungnya adalah pemimpin korps baju coklat di Jawa Timur, namun Decky tidak mau lepas dari tanggungjawab. Kedisiplinan dan tanggungjawab dalam bekerja, menjadi hal yang utama dan terus dibawa kemanapun ia bertugas.
“Sejak kecil saya sudah dididik untuk menjadi disiplin dan memiliki rasa tanggungjawab. Karena ayah saya adalah seorang Veteran TNI, yang memiliki kedisiplinan tinggi kepada anak-anaknya,” paparnya.(agung priyo/nugroho)