Ragilda Rachma, Parlemen Remaja yang Mantan Putri Kartini

Tak banyak perempuan muda, memiliki 3B. Brain, Beauty and Behavior. Salah satu warga Malang yang memiliki ketiga syarat sebagai perempuan superior ini adalah Ragilda Rachma, siswi SMAN 3 Malang.  Diusianya yang tergolong belia, dia menjadi satu-satunya perwakilan dari Kota Malang dalam Parlemen Remaja Tingkat SMA/SMK/MA Nasional 2012 yang digelar oleh DPR-RI.

Ragilda Rachma. Dara 16 tahun ini adalah Putri Kartini 2011, even yang digelar Malang Post. Dia juga sering muncul dalam setiap kesempatan. Mulai menyanyi solo, atau dengan grup bandnya, Vevila. Tidak hanya di Malang, tapi hingga Jakarta.
Tapi kali ini, Ragilda memiliki prestasi lain. Gilda, panggilan akrabnya, dipercaya sebagai satu-satunya perwakilan Kota Malang dalam ajang pelajar bergengsi yang digelar oleh DPR-RI dan UI, Parlemen Remaja Tingkat SMA/SMK/MA Nasional 2012. Hebatnya lagi, dia berhasil menyisihkan ribuan peserta lain dari seluruh Indonesia.
‘’Alhamdulillah, bersyukur sekali dapat terpilih. Hanya ada lima orang dari Jawa Timur yang terpilih. Mereka adalah Vowas Gamar Bawanta dan Uyan Tashwirul Afkar dari SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT RSBI Jombang, Dewi Wahyu Wijayanti dari SMAN 1 Ngawi, serta Annisa Aulia Pridaningtias dari SMAN 2 Kediri,’’ bebernya lebar.
Gilda merupakan peserta pertama dari SMAN 3 Malang. Sebelumnya sekolah yang dikenal dengan nama Bhawikarsu ini tak pernah mengirimkan pewakilannya.
Menjadi satu-satunya arek Malang, membuat bungsu dari tiga bersaudara ini merasa sedih. ‘’Nggak ada temannya dari Malang. Mungkin akan kesepian di Jakarta nanti,’’ katanya menerawang.
Tapi bayangan kesedihan itu langsung ditepis karena bayangan kegiatan di Jakarta yang menurutnya akan menyenangkan. Termasuk pengalaman bertemu dengan ratusan teman lain dari seluruh Indonesia.
‘’Dari masing-masing provinsi pasti ada perwakilannya. Jadi seru, bisa bertemu dengan teman lain dari seluruh Indonesia. Bisa berbagi cerita. Rencananya saya akan berangkat ke Jakarta pada 5 November nanti,’’ terang Finalis Coverguest Aneka 2010 ini.
Awal keikutsertaan Gilda dalam lomba nasional ini, bermula dari aktivitasnya di OSIS. Ketika itu bersama lima teman lainnya, Gilda diminta membuat essay mengenai fungsional DPR-RI.
Vokalis Vevila ini menulis essay yang berjudul Pelaksanaan Fungsi DPR RI dalam Pengembangan Demokrasi di Indonesia. Dalam kepenulisannya, dia banyak dibantu oleh guru SMAN 3 Malang dan ayahnya, Drs. Suwinarto.
‘’Papa banyak membantu. Sebab beliau rajin mengikuti perkembangan berita yang ada di media, jadi banyak tahu,’’ terangnya didampingi sang ibu, Endang saat menemui Malang Post di kediamannya, Jl. Belakang Rumah Sakit.
Sebelum berangkat ke Jakarta, Gilda mengaku banyak menggali informasi dari teman-temannya mengenai fungsi DPR-RI dalam kacamata pelajar. Tidak hanya itu, Siswa Berbakat Bidang Seni Se-Jatim ini juga menampung beberapa pendapat rekan sekolahnya mengenai kondisi demokrasi di Indonesia. Menurut teman-teman Gilda, demokrasi masih belum bisa diterapkan seutuhnya di Indonesia.
‘’Tapi saya masih terus menggali informasi agar ketika sampai di Jakarta nanti tidak kosong dan tahu apa yang akan dibicarakan. Sebab, selama di ibukota nanti, para parlementer remaja ini akan diajari bagaimana cara menjadi wakil rakyat,’’ terang Putri Bhawikarsu 2012 ini.
Mengenai tugasnya nanti setelah mengikuti pembekalan selama tiga hari mulai 6 hingga 8 November, Gilda mengaku belum tahu. Sebab ini merupakan pengalaman pertamanya dan pengalaman pertama SMAN 3 Malang mengirimkan perwakilan dalam lomba ini.
‘’Mungkin nanti tugas saya sebagai sumber informasi bagi para siswa dan penampung aspriasi pendapat pelajar yang ditujukan kepada DPR,’’ tutup peraih Best Vocalis Ahmad Albar 2010 ini. (dian ayu antika hapsari)