Hunting Berita, Intip Dapur UMKM

Student Journalist dan Photographer Competition
MALANG - Para jurnalis dan fotografer muda peserta M-Teens School Competition 2012 (MSC12) yang mendapatkan kesempatan mengunjungi UMKM di Kota Malang, tampak bersemangat pagi kemarin (17/11). Tanpa sungkan mereka langsung mengarahkan kamera untuk mendapatkan gambar yang bagus tentang cara pembuatan produk dan obyek lain di lapangan. Tak mau kalah, tim jurnalis juga memberondong narasumber dengan rentetan pertanyaan.
Salah satu yang dikunjungi peserta adalah tempat produksi keripik tempe Bu Noer. Baik jurnalis maupun fotografer nampak antusias menyimak penjelasan Lukman Zaini, pemilik dan pengelola Keripik Tempe Bu Noer. “Di sini kalian bisa melihat bagaimana kacang kedelai diproses hingga menjadi keripik tempe yang siap dikemas,” jelasnya.
Kesempatan yang sengaja diluangkan Lukman untuk meladeni pertanyaan yang diajukan oleh peserta, mampu dimanfaatkan dengan baik. Secara bergantian, mereka mulai menguak sejarah berdirinya keripik tempe Bu Noer, latar belakang, keuntungan yang diperoleh, hingga tentang bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan hingga produk tersebut sampai ke telinga artis ibu kota.
“Aku jadi tahu bagaimana cara beradaptasi di dunia kerja. Termasuk bisnis yang awalnya kecil dan hanya mempekerjakan tiga pegawai, kini sudah bisa sukses. Ikut bangga dengan prestasi yang tadi dijelaskan Pak Lukman. Beliau juga pribadi yang bersahaja, tidak sombong dan tetap ramah kepada kami yang melontarkan banyak pertanyaan,” beber Ary Purwanto, peserta Student Journalist Competition asal SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen.
Pengalaman yang berkesan juga dirasakan oleh Rahmat Arif Febriyanto, peserta Student Journalist Competition asal SMAN 10 Malang. “Aku bergabung dengan beberapa peserta lain dan mengunjungi Pai Apel Malang. Tempatnya unik. Aku jadi tahu bagaimana memanfaatkan buah apel selain dalam bentuk keripik buah. Pai Apel boleh juga lho ternyata, idenya kreatif,” pungkasnya.
Selain keripik tempe Bu Nur dan Pai Apel Malang, peserta yang tergabung dalam kelompok lain diarahkan ke dua tempat, yakni Cenderamata Keramik dan rumah produksi konveksi Kidrock. Di sana mereka juga ditunjukkan secara langsung proses pembuatan produk. Kemudian dilanjutkan dengan berdialog dengan pihak pengelola UMKM yang dengan sabar memberikan pemahaman seluk beluk produk dan pemasaran terhadap para peserta. Usai meliput, para peserta pun langsung menuliskan berita mereka saat itu juga. ”Supaya berita mereka benar-benar fresh from the oven, sekaligus merasakan bagaimana kerja wartawan dan fotografer sungguhan,” kata Dewi Yuhana, Penanggung Jawab MSC12. (kur/han)